Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: News.ynet.com/SCMP Photo)
Dream - Menuntut ilmu memang tidak dibatasi oleh usia, tempat, dan waktu. Prinsip tersebut rupanya benar-benar diterapkan oleh seorang wanita China.
Merasa tidak sempat mengenyam pendidikan saat masih kecil, Shi Xiaoqin nekat kembali menjadi murid. Namun jangan bayangkan dia sekolah di program Kejar Paket C dimana murid belajar pelajaran anak SMA.
Shi ternyata kembali bersekolah di taman kanak-kanak. Wanita 31 tahun itu mendaftar sekolah TK bersama putrinya yang baru berusia 5 tahun.
Portal berita Ynet.com melaporkan pada hari Kamis, ibu dua anak dari Provinsi Guizhou itu masuk kelas bersama murid-murid baru pada bulan lalu.

Xiaoqin mengatakan, dia tidak peduli dengan orang-orang yang mencibir ada seorang seorang wanita dewasa masuk sekolah TK.
" Saya tidak peduli pendapat orang lain tentang saya. Mendampingi anak perempuan saya di kelas tidak hanya membantu saya untuk mendapatkan pengetahuan baru, tapi juga memungkinkan saya untuk lebih mengajari anak perempuan saya," katanya.
© Dream
" Begitu saya tahu bagaimana membaca dan menulis, saya bisa membantu anak perempuan saya belajar di rumah. Ketika dia dewasa, dia akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan dengan baik." tambah Xiaoqin.

Seperti teman-teman sekelasnya, Xiaoqin belajar membaca dan menulis dengan didampingi oleh gurunya.
Tidak itu saja. Saat jam istirahat, Xiaoqin akan bermain bersama teman-teman sekelasnya di halaman sekolah.
(Sah/Sumber: New Straits Times)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya