Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mensesneg Era Presiden SBY, Sudi Silalahi (Merdeka.com)
Dream - Sudi Silalahi menghembuskan napas terakhirnya pada Senin malam, 25 Oktober 2021 saat dalam perawatan di RSPAD Gatot Subroto. Jenazahnya dimakamkan di TMP Kalibata dengan prosesi kenegaraan dipimpin Menko Polhukam Mahfud MD.
Sudi Sosok pejabat dengan karier yang cukup bagus. Dia menjadi orang kepercayaan Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono.
Sudi punya tempat tersendiri di mata SBY. Buktinya, dia mampu bertahan di dalam kabinet sejak SBY mulai memimpin Indonesia pada 2004 hingga masa jabatannya berakhir di 2014.
Tetapi, itu bukan satu-satunya pengalaman Sudi di Kabinet. Sudi sudah masuk kabinet di masa pemerintahan Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri dengan jabatan sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
Latar belakang Sudi adalah militer. Dia lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) 1972 dan berkecimpung di dunia militer hingga pensiun dengan pangkat Letnan Jenderal.
Ada kisah lucu saat Sudi masih berkarier di militer. Cerita itu diungkapkan eks Asisten I Kasad Tiopan Bernhard Silalahi dalam buku autobiografinya.
Cerita itu terjadi pada 1983. Saat itu, TB Silalahi yang masih berpangkat Kolonel mengisi ceramah di Kurus Lanjutan Pertama (Suslapa). Kursus tersebut diikuti 500 perwira menengah TNI AD dengan pangkat kapten, salah satunya Sudi.
Saat berceramah, TB Silalahi melihat ada satu peserta duduk di barisan belakang dalam kondisi terkantuk-kantuk. Peserta itu baru turun piket malam.
TB Silalahi langsung menegur peserta tersebut. Satu kapten itu kemudian diminta berdiri.
Si peserta pun menuruti perintah. Dia lalu memperkenalkan diri.
" Siap! Nama saya Kapten Sudi Silalahi!" ucap TB Silalahi menirukan ucapan Sudi kala itu.
" Kenapa kamu tertidur?" kata TB Silalahi.
" Kolonel, saya tidak tertidur, tapi mata saya memang sipit," jawab Sudi yang langsung disambut gelak tawa peserta.
Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 1998 setelah pensiun, TB mendapat telepon dari Kepala Staf Kodam Jaya. Suara di balik telepon itu ternyata adalah Sudi Silalahi, si kapten yang pernah mengaku bermata sipit untuk membantah disebut tidur oleh TB Silalahi, dikutip dari Merdeka.com.
Dream - Jenazah Menteri Sekretaris Negara era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sudi Silalahi, bakal dimakamkan siang ini di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Pemakaman diiringi dengan prosesi upacara dipimpin oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.
" Irup (Inspektur Upacara) di TMP Kalibata Pak Menko Polhukam," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Negara, Eddy Cahyono.
Jenazah Sudi saat ini disemayamkan di rumah duka di Komplek Jatiwarna Indah Pondok Melati, Bekasi. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka pukul 13.00 WIB, dengan upacara pemberangkatan dipimpin Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.
" Di TMP jam 13.00 WIB rencananya, Irup di kediaman Pak Seskab," kata Eddy.
Presiden ke enam, Susilo Bambang Yudhoyono, dijadwalkan hadir dalam prosesi pemakaman. Kabar ini disampaikan Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra.
" Pak SBY direncanakan hadir siang nanti," ujar Zaky.
Kabar yang sama disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon. Dia mengatakan SBY akan hadir dalam prosesi pemakaman Sudi.
" Iya, info yang saya dengar beliau akan hadir di Kalibata," ucap Jansen, dikutip dari Liputan6.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya