Fakta-Fakta Habib Palsu di Kalimantan Selatan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 26 Oktober 2021 08:00
Fakta-Fakta Habib Palsu di Kalimantan Selatan
Ubbay Dillah Ayyubi beberapa bulan belakangan disebut meresahkan warga Amuntai, Kalimantan Selatan

Dream - Pria bernama Ubbay Dillah Ayyubi beberapa bulan belakangan meresahkan warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, karena mengaku sebagai seorang habib.

Habib merupakan sebutan bagi keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW. Dalam video yang beredar di media sosial, Ubbay terlihat mengenakan jubah layaknya pemuka agama.

Namun belakangan kedoknya terbongkar. Ubbay rupanya bukanlah seorang habib. Berikut ini fakta-fakta menganai kemunculan habib palsu di Amuntai, Kalimantan Selatan:

 

1 dari 4 halaman

1. Viral di Media Sosial

Ubbay Dillah Ayyubi merupakan warga Desa Rantau Karau Hulu, Kecamatan Sungai Pandan, Hulu Sungai Utara, yang mengaku sebagai Habib Muhammad Zainuddin Assegaf. Dalam beberapa bulan terakhir, dia kerap mengisi ceramah di berbagai tempat.

Habib palsu© YouTube

Dalam salah satu video yang beredar, Ubbay terlihat mengenakan gamis panjang, sorban, serta selempang berwarna merah marun layaknya seorang habib.

2 dari 4 halaman

2. Kebohongan Terungkap

Kedok Ubayy terungkap ketika ditanya oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai dan tokoh agama di Alabio serta habib lain.

Saat ditanyai mengenai ilmu agama, surah-surah, serta ayat suci Alquran, Ubbay gelagapan dan tidak bisa menjawabnya. Tak hanya itu, ternyata ceramah yang disampaikannya selama ini bertentangan dengan isi Alquran dan hadis.

Setelah diperiksa, Ubayy tidak bisa membuktikan bahwa dirinya keturunan Rasulullah SAW atau sayyid/habib. Ia bahkan tidak terdaftar di Rabithah ataupun memiliki buku nasab.

3 dari 4 halaman

3. Ditangkap Petugas

Ubbay diamankan di Polsek Alabio untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ditangkap, petugas juga menemukan sebilah senjata tajam di dalam mobilnya.

Habib palsu© Instagram

Ia ditangkap di Desa Rantau Karau Hulu, Minggu 24 Oktober 2021. Penangkapannya juga tersebar di media sosial salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @andreli48.

4 dari 4 halaman

4. Ucap Permohonan Maaf

Saat diamankan, pria kelahiran Bondowoso 10 Maret 1988 itu menuliskan surat pernyataan yang mengakui perbuatannya sebagai habib palsu. Ia mengaku khilaf dan berjanji tidak akan mengulanginya.

" Saya mengakui perbuatan saya dan saya mengaku khilaf. Saya berjanji tidak akan mengulangi kembali. Jika di kemudian hari saya melakukannya kembali, saya siap diajukan ke jalur hukum atau diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Ubbay.

Beri Komentar