5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ubbay Dillah Ayyubi (Foto: Kolase)
Dream - Pria bernama Ubbay Dillah Ayyubi beberapa bulan belakangan meresahkan warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, karena mengaku sebagai seorang habib.
Habib merupakan sebutan bagi keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW. Dalam video yang beredar di media sosial, Ubbay terlihat mengenakan jubah layaknya pemuka agama.
Namun belakangan kedoknya terbongkar. Ubbay rupanya bukanlah seorang habib. Berikut ini fakta-fakta menganai kemunculan habib palsu di Amuntai, Kalimantan Selatan:
Ubbay Dillah Ayyubi merupakan warga Desa Rantau Karau Hulu, Kecamatan Sungai Pandan, Hulu Sungai Utara, yang mengaku sebagai Habib Muhammad Zainuddin Assegaf. Dalam beberapa bulan terakhir, dia kerap mengisi ceramah di berbagai tempat.

Dalam salah satu video yang beredar, Ubbay terlihat mengenakan gamis panjang, sorban, serta selempang berwarna merah marun layaknya seorang habib.
Kedok Ubayy terungkap ketika ditanya oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai dan tokoh agama di Alabio serta habib lain.
Saat ditanyai mengenai ilmu agama, surah-surah, serta ayat suci Alquran, Ubbay gelagapan dan tidak bisa menjawabnya. Tak hanya itu, ternyata ceramah yang disampaikannya selama ini bertentangan dengan isi Alquran dan hadis.
Setelah diperiksa, Ubayy tidak bisa membuktikan bahwa dirinya keturunan Rasulullah SAW atau sayyid/habib. Ia bahkan tidak terdaftar di Rabithah ataupun memiliki buku nasab.
Ubbay diamankan di Polsek Alabio untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ditangkap, petugas juga menemukan sebilah senjata tajam di dalam mobilnya.

Ia ditangkap di Desa Rantau Karau Hulu, Minggu 24 Oktober 2021. Penangkapannya juga tersebar di media sosial salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @andreli48.
Saat diamankan, pria kelahiran Bondowoso 10 Maret 1988 itu menuliskan surat pernyataan yang mengakui perbuatannya sebagai habib palsu. Ia mengaku khilaf dan berjanji tidak akan mengulanginya.
" Saya mengakui perbuatan saya dan saya mengaku khilaf. Saya berjanji tidak akan mengulangi kembali. Jika di kemudian hari saya melakukannya kembali, saya siap diajukan ke jalur hukum atau diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Ubbay.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?