Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pantai Panjang Di Kota Bengkulu (Foto: Shutterstock)
Dream - Wakil Walikota Bengkulu, Dedi Wahyudi mengatakan, Pemerintah Kota Bengkulu berencana menarik Zakat dari gaji aparatur sipil negara (ASN) atau PNS di wilayahnya. Saat ini rencana tersebut sedang dalam penggodokan bersama DPRD Bengkulu.
" Rencana ini jauh sebelum pemerintah pusat memiliki rencana tersebut," kata Dedi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, 15 November 2018.
Usai aturan yang sedang digodok bersama DPRD Bengkulu selesai, Deddy berharap, penarikan zakat dari ASN itu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
" Kalau berhasil, ini (zakat) Rp15 miliar setiap bulan," ucap dia.
Jika tak ada halangan, kebijakan baru tersebut akan mulai berlaku pada 2019 mendatang. Gaji PNS yang beragama Islam akan ditarik zakatnya.
" Sekarang (prosesnya) masih di bagian hukum. PNS di Bengkulu 85 persen Muslim," ucap dia.

Dream - Wakil Walikota Bengkulu, Dedi Wahyudi mengatakan, pemerintah Kota Bengkulu berencana mengubah salah satu wilayah bernama Pulau Tikus menjadi Pulau Hidayah.
Dia menjelaskan, Pulau Tikus itu sekarang keadaannya kosong dan ukurannya terus mengalami penyusutan akibat abrasi.
" Pulau ini awalnya tiga hektar luasnya, terus menyusut menjadi dua hektar, hingga sekarang menjadi setengah hektar," kata Dedi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, 15 November 2018.
Untuk menyelematkan pulau tersebut, pemerintah daerah rencananya mereklamasi di kawasan tersebut. Pada 2019 nanti, proses reklamasi rencananya mulai dijalankan.
" (Rencananya) kita akan reklamasi besar-besaran," ucap dia.
Setelah Pulau Tikus selesai direklamasi, namanya akan diubah menjadi Pulau Hidayah. Pemberian nama itu tentu memiliki makna. Pemerintah Kota Bengkulu berharap orang yang datang ke pulau tersebut dapat mendapat hidayah atau peningkatan keimanan.
" Nanti akan ada pesantren mini, kita akan datangkan ustaz, para penghafal Alquran ke Pulau Hidayah," ucap dia.
Tak hanya itu, pemerintah Kota Bengkulu juga akan menerapkan wisata syariah di Pulau Hidayah. Para pengunjung yang datang harus dengan pasangan sahnya.
" Di mana nanti yang datang laki-laki dan perempuan datang mereka tidak boleh pacaran. Harus dengan muhrimnya," ujar Dedi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya