Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Jokowi
Dream - Jokowi tiba-tiba blusukan dan mendatangi salah satu toko obat di Bogor. Dia pun bertanya kepada penjaga toko apakah memiliki obat antivirus oseltamivir.
" Saya mau cari obat antivirus yang oseltamivir," kata Jokowi kepada penjaga toko dalam chanel youtube Sekertariat Presiden.
Ternyata obat yang ditanyakan Jokowi tidak ada di toko tersebut, alias stoknya kosong sudah sejak lama.
" Oseltamivir sudah kosong sejak lama," kata si penjaga toko.

Tak berhenti di situ dia juga bertanya soal obat Favipiravir dan vitamin D3 5000UI yang ternyata juga kosong.
Karena hal ini, Jokowi pun menghubungi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Ia lalu bertanya kenapa obat-obat tersebut tidak ada.
" Halo Pak Menteri. Pak Menteri ini saya cek ke apotek di Bogor. Saya cari obat antivirus Oseltamivir nggak ada. Cari lagi, obat antivirus yang Favipiravir juga nggak ada, kosong,” kata Jokowi.
Jokowi juga protes kenapa vitamin D3 5000 UI serta antibiotik, Acetromicin juga tak ada.
" Hanya dapat ini saja. Vitamin D3 yang 1000UI. Kemudian yang suplemen yang kombinasi multivitamin ada. Jadi yang lain-lain, obat antivirus, antibiotik nggak ada semuanya,” ujar Jokowi.
Budi pun hanya meminta maaf di toko obat tersebut stok obat kosong, namun dia beralih di apotik besar obat antivirus dan vitamin D3 5000 UI stok tersedia.
" Oke, Villa Duta. Karena saya ada catatan, Pak Presiden. Kita kan sudah ada yang online. Saya barusan cek ya pak ya. Misalnya, untuk Favipiravir di apotek Kimia Farma Tajur Baru ada 4.900. Apotek Kimia Farma Juanda 30 ada 4.300, Kimia Farma di Semplak Bogor 4.200," jawab Budi.
Budi memastikan jika obat-obat yang dibutuhkan pagi yang terpapar Covid-19 tersedia di apotik besar.
" Jadi nanti saya double check ya. Nanti ini saya kirim ke ajudan Bapak. Itu ada data online yang ada di rumah sakit, nah itu bisa dilihat by kota segala macam. Berikut apoteknya, Kimia Farma, Century, Guardian, K24," kata Budi.
Jokowi pun mengaku akan segera mendatangi apotik-apotik yang disebutkan Menkes.
" Oke saya ke sana saja. Saya beli itu, coba ada nggak,” kata Jokowi.
“ Boleh pak, silakan,” kata Budi.
“ Oke, oke Pak Menkes terima kasih,” ucap Jokowi.
View this post on Instagram
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya