Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mesut Ozil (Goal.com)
Dream - Salah satu pemain muslim Jerman, Mezut Ozil, mengambil keputusan apakah akan berpuasa atau tidak terkait keikutsertaan dalam ajang Piala Dunia 2014.
Gelandang Arsenal ini memutuskan tidak berpuasa dulu saat skuad Jerman bermain di babak 16 besar. " Ramadan akan dimulai akhir pekan ini, tapi saya tidak akan ikut berpuasa dulu karena saya harus bermain sepakbola," kata Ozil dikutip Dream co.id dari laman Dawn.com, Jumat 27 Juni 2014.
Dalam timnas Jerman, selain Ozil, ada juga Sami Khedira. Namun, nama terakhir belum memberikan keterangan apakah akan berpuasa Ramadan atau tidak.
Kepala Bidang Medis FIFA, Jiri Dvorak mengatakan, pesepakbola muslim tidak cepat mengalami penurunan kondisi fisik mereka, meski dalam kondisi berpuasa.
" Kami telah membuat studi ekstensif pemain selama bulan ramadan. Kesimpulannya, jika ramadan diikuti dengan tepat, tidak akan ada penurunan kinerja fisik pemain," kata Dvorak.
Tim kesehatan dan kebugaran timnas Perancis juga sudah memperhitungkan untuk mempersiapkan program konseling untuk para pemain muslim mereka. Dengan konseling ini diharapkan bisa membuat metode tepat bagi pemain yang berpuasa.
" Mereka adalah atlet profesional dan kami tahu kondisi fisik mereka sangat bugar, sehingga tidak akan timbul masalah kalau mereka berpuasa. Kami menghargai keyakinan mereka," kata pelatih kebugaran Les Bleus, Eric Bedouet dilansir L'equipe.
Perancis, Jerman, Swiss, Belgia, Aljazair dan Nigeria adalah tim-tim yang memiliki pemain muslim paling banyak di babak 16 besar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya