Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Wisata Bawah Laut Dubai (Emirate247)
Dream - Dubai masih menjadi ajang bagi para arsitektur mewujudkan mimpi membangun proyek-proyek prestisius dan tak lazim. Setelah mengeksplorasi gedung-gedung pencakar langit, kini Dubai mulai masuk ke dunia bawah laut.
Reef Worlds, pengembang wisata bawah laut yang bermarkas di Los Angeles, Amerika Serikat tengah merancang tempat wisata bawah laut terbesar di dunia bernama Pearl of Dubai.
Tempat wisata air buat seluas dua hektare yang revolusioner itu ditargetkan bisa mencuri secuil pasar wisata selam dunia yang mencapai US$ 3 miliar.

Untuk menarik wisatawan, Pearl of Dubai dirancang dengan mengambil tema kota kuno yang hilang layaknya Atlantis. Reef Worlds adalah tim desain film terkenal seperti Avatar dan Pirates of the Caribbean. Pearl of Dubai diyakini akan menjadi pusat wisata selam internasional.
Direktur pengembangan Reef Worlds, Dave Taylor seperti dikutip emirate24/7, Sabtu, 28 Juni 2014 mengatakan Uni Emirat Arab memiliki masalah pariwisata yang unik. Ketika turis akan pergi ke Dubai dan sekitarnya, para pelancong kerap kali tidak menemukan scuba diving dan eksplorasi bawah laut dalam daftar tujuan wisatanya. Padahal, wisata jenis ini banyak dijumpai di belahan dunia lainnya.

Reef Worlds berencana untuk memperluas model wisata seperti ini dengan para pengembang mulai dari Dubai hingga Filipina.
" Kami akan bekerja sama dengan mitra yang terpilih yang berkomitmen pada proyek-proyek habitat bawah laut yang unik," tambah Taylor. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun