Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pelaku Tabrak Lari Minta Maaf Ke Keluarga Korban (Foto: Metrojateng.com)
Dream - Pelaku tabrak lari bernama Bambang dipertemukan dengan dua korbannya di Mapolrestabes Semarang, Jawa Tengah. Bambang menangis. Menyesal telah menabrak Oky Yudi Satriyo dan ibunya, Indrawati.
Dia meminta maaf ke ayah Oky, Wahyu Dwiyono. "Maafin saya, Pak. Saya enggak tahu, Pak. Saya kalut," kata Bambang, dikutip dari Metrojateng.com, Jumat 1 Maret 2019.
Bambang yang dipersilakan melihat Oky dan Indrawati tampak kembali menangis. Dia menutupi wajahnya.
"Maafin saya, Bu. Saya kalut. Saya punya anak yang masih kecil. Rem truk blong," kata Bambang, sembari bersimpuh.
Indrawati yang duduk di kursi roda tampak geram. Dia mengingat dan menceritakan kembali peristiwa tabrakan di Simpang Hanoman, 30 Januari 2018.
"Salahku apa, Pak? Aku mau berangkat kerja, anakku pulang sekolah ingin ikut karena tidak mau dititipkan. Aku sudah berhenti di belakang lampu merah, kamu tabrak, Pak," kata Indrawati.
Indrayati terus mencecer Bambang karena hingga saat ini tak bisa bekerja. Sementara, kondisi Oky juga membuatnya semakin pedih.
"Jangan beralasan rem blong, sama anak. Lihat anak saya, masih kecil, sedang senang-senangnya bermain dan naik sepeda, sekarang kakinya diamputasi, kaki sehat dulu, Pak," ucap dia.
Wahyu yang mendengar alasan Bambang turut mempertanyakan sikapnya terdahulu. “Kalau kamu niat tanggung jawab, harusnya tidak kabur," kata Wahyu.
Bambang memang sempat melarikan diri ke Kebumen. Warga Depok, Jawa Barat, itu sempat buron sebelum akhirnya ditangkap di dekat kosnya di Ambal, Kabupaten Kebumen, saat memancing.
“Kalau soal permintaan maaf, saya sebagai manusia juga pasti pernah berbuat salah. Saya maafkan tetapi saya berharap polisi memberikan hukuman yang setimpal,” ucap Wahyu.
Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, polisi sengaja mempertemukan tersangka dengan korban dan keluarganya. Upaya itu dilakukan agar Bambang tahu perbuatannya terdahulu.
“Kami sengaja pertemukan agar tersangka tahu kondisi korban. Juga untuk meminta maaf secara terbuka,” kata Ardi.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari