Tata Cara Sujud Sahwi yang Benar, Sesuai Sunnah

Reporter : Sugiono
Kamis, 19 September 2019 20:02
Tata Cara Sujud Sahwi yang Benar, Sesuai Sunnah
Bagaimana tata cara sujud sahwi yang benar, sesuai sunnah? Apakah sujud sahwi sebelum atau sesudah salam?

Dream - Manusia adalah ciptaan Allah yang paling sempurna di alam raya ini. Meski begitu manusia itu lemah sehingga seringkali lupa.

Lupa dan ragu-ragu ini sudah menjadi sifat manusia. Jangankan manusia biasa seperti kita, Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam saja juga pernah lupa jumlah rakaat sholat.

Sebagai utusan Allah, Nabi Muhammad adalah manusia maksum. Artinya, Rasulullah terjaga dari dosa, perbuatan buruk dan tercela.

Meski demikian, Rasulullah juga memiliki kesamaan dengan manusia kebanyakan. Rasulullah pernah lupa sampai mengerjakan sholat Isya dua rakaat saja.

Ketika selesai sholat, seorang sahabat menanyakan sholat Isya pada malam itu yang hanya dua rakaat. Rasulullah awalnya bingung.

Namun, Rasulullah kemudian bertanya kepada sahabat lainnya apakah sholat Isya malam itu dua rakaat. Para sahabat menjawab benar.

Mendapat jawaban demikian, Rasulullah segera mengajak para sahabat berdiri. Rasulullah kemudian menyempurnakan sholat Isya menjadi empat rakaat dengan mengerjakan dua rakaat yang tertinggal.

Setelah salam, Rasulullah menjalankan sujud sahwi dua kali untuk pertama kalinya. Peristiwa inilah yang menjadi latar belakang dianjurkannya sujud sahwi ketika lupa jumlah rakaat saat sedang sholat.

" Saya hanyalah manusia biasa. Saya bisa lupa sebagaimana kalian lupa. Jika saya lupa, ingatkanlah aku. Jika kalian ragu tentang jumlah rakaat sholat kalian, pilih yang paling meyakinkan, dan selesaikan sholatnya. Kemudian lakukan sujud sahwi." (HR. Bukhari & Muslim).

Apa Itu Sujud Sahwi?

Disebut sujud sahwi, karena sujud ini dilakukan ketika lupa dalam sholat. Untuk itulah, sujud sahwi dilakukan dalam rangka menutup kekurangan saat sedang sholat yang disebabkan karena lupa.

Jadi, jika seseorang lupa jumlah rakaat atau salah satu gerakan sholat, maka dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi seperti yang dicontohkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

1 dari 4 halaman

Apakah Sujud Sahwi Sebelum atau Sesudah Salam?

 Apakah sujud sahwi sebelum atau sesudah salam?

Sujud sahwi bisa dilakukan sebelum atau sesudah salam. Semuanya tergantung pada kondisi lupa saat mengerjakan sholat. Namun, yang paling afdhol sujud sahwi dikerjakan sesuai cara Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Berikut penjelasan tentang sujud sahwi sebelum atau sesudah salam:

1. Sujud sahwi sebelum salam, dilakukan untuk kondisi:

- Melewatkan tasyahud awal atau salah satu rukun sholat lainnya.

- Ragu jumlah rakaat sholat dan tidak bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan.

2. Sujud sahwi setelah salam, dikerjakan untuk kondisi:

- Kelebihan jumlah rakaat sholat.

- Kelebihan gerakan dalam sholat.

- Ragu dan bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan.

Para ulama pun sepakat, letak sujud sahwi di antara sebelum dan sesudah dalam hanya bersifat anjuran. Artinya, jika terjadi salah posisi saat sujud sahwi, sholat tetap sah. Hal ini sesuai dengan penjelasan al-Khithabi.

2 dari 4 halaman

Syarat Melakukan Sujud Sahwi

 Syarat atau kondisi yang mengharuskan sujud sahwi

Ada beberapa syarat atau kondisi yang menyebabkan seseorang harus melakukan sujud sahwi.

1. Kekurangan jumlah rakaat.

Saat terjadi kekurangan rakaat sholat dan baru sadar seusai sholat, maka langsung melakukan sholat sesuai jumlah rakaatnya yang kurang lalu sujud sahwi setelah salam.

2. Kelebihan jumlah rakaat.

Ketika ada orang yang kelebihan jumlah rakaat sholatnya, maka dia langsung sujud sahwi setelah salam.

3. Melewatkan tasyahud awal.

Ketika ada orang sholat melewatkan tasyahud awal karena lupa, terdapat 2 keadaan:

  • Baru teringat setelah berdiri sempurna ke rakaat berikutnya.

    Dalam kondisi ini, orang itu tidak perlu turun untuk tasyahud awal, tapi langsung melanjutkan sholatnya sampai selesai. Kemudian nanti sujud sahwi sebelum salam.

  • Baru teringat sebelum bangkit ke rakaat berikutnya.

    Jika kondisi ini, dia langsung duduk tasyahud dan melanjutkan sholat sampai selesai.

4. Ragu jumlah rakaat.

Bagi yang merasa ragu tentang jumlah rakaat ketika sholat, kondisinya ada dua:

  • Ragu jumlah rakaat dan bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan.

    Jika dalam keadaan ini, orang itu cukup mengerjakan jumlah rakaat yang kurang, kemudian sujud sahwi setelah salam.

  • Ragu jumlah rakaat dan sama sekali tidak bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan.

    Kalau sedang dalam kondisi seperti ini, orang cukup memilih yang lebih sedikit rakaatnya dan sujud sahwi sebelum salam.

3 dari 4 halaman

Tata Cara Sujud Sahwi Sesuai Sunnah Rasulullah

Seperti telah dijelaskan dalam beberapa hadis bahwa sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud yang dipisah dengan duduk sejenak.

Untuk bacaan sujud sahwi adalah sama dengan saat sujud ketika sholat pada umumnya.

 Hukum sujud syukur sesuai ajaran Islam.

Ketika ingin sujud disyariatkan untuk mengucapkan takbir. Begitu pula ketika ingin bangkit dari sujud disyariatkan untuk bertakbir.

" Lalu beliau sholat dua rakaat lagi (yang tertinggal), kemudian beliau salam. Sesudah itu beliau bertakbir, lalu bersujud. Kemudian bertakbir lagi, lalu beliau bangkit. Kemudian bertakbir kembali, lalu beliau sujud kedua kalinya. Sesudah itu bertakbir, lalu beliau bangkit." (HR. Bukhari no. 1229 dan Muslim no. 573)

Sujud sahwi sesudah salam ini ditutup lagi dengan salam sebagaimana dijelaskan dalam hadits Imron bin Hushain berikut:

" Kemudian beliau pun sholat satu rakaat (menambah rakaat yang kurang tadi). Lalu beliau salam. Setelah itu beliau melakukan sujud sahwi dengan dua kali sujud. Kemudian beliau salam lagi." (HR. Muslim no. 574)

Selain itu, sujud sahwi tidak perlu mengangkat tangan atau takbiratul ihrom tapi cukup mengucapkan takbir.

Pendapat ini adalah pendapat mayoritas ulama. Landasannya adalah Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah yang mengatakan, " Para ulama berselisih pendapat mengenai sujud sahwi sesudah salam apakah disyaratkan takbiratul ihram ataukah cukup dengan takbir untuk sujud? Mayoritas ulama mengatakan cukup dengan takbir untuk sujud."

Selain itu, dalam tata cara sujud sahwi juga tidak perlu mengerjakan tasyahud setelah sujud sahwi yang kedua.

Jadi cukup ketika melakukan sujud sahwi, bertakbir untuk sujud pertama, lalu sujud. Kemudian bertakbir lagi untuk bangkit dari sujud pertama dan duduk sebagaimana duduk antara dua sujud (duduk iftirosy).

Setelah itu bertakbir dan sujud kembali. Lalu bertakbir lagi, kemudian duduk tawaruk. Setelah itu salam, tanpa tasyahud.

Jika dikerjakan sebelum salam, maka tata cara sujud sahwi adalah dua kali sujud setelah tasyahud akhir sebelum salam, dilakukan sebagaimana sujud dalam sholat.

4 dari 4 halaman

Bacaan Doa Sujud Sahwi

 Tata cara sujud syukur yang benar sesuai sunnah.

Untuk bacaan doa sujud sahwi, sebagian besar ulama menganjurkan untuk membaca

Subhana man la yanamu wa la yashu

Artinya: 'Maha suci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa'

Bacaan doa sujud sahwi yang lainnya

Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy 

Artinya: 'Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku'

Namun, bacaan tersebut tidak ada dalilnya di dalam Alquran maupun Hadis. Bahkan para sahabat Nabi juga tidak pernah mengamalkannya.

Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan, " Doa ini tidak ditemukan di kitab hadis mana pun." (Lihat Talkhis Al-Khabir, 2:88)

Jadi, tidak ada bacaan doa sujud sahwi yang khusus untuk dibaca atau dihafalkan. Karena bacaan doa sujud sahwi adalah bacaan sujud ketika sholat,

Subhaana robbiyal a’laa

Artinya: 'Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi'

Ibnu Qudamah rahimahullah mengatakan, " Hendaklah dia membaca di dalam sujud sahwi-nya bacaan yang diucapkan di dalam sujud ketika sholat, karena sujud sahwi merupakan sujud yang serupa dengan sujud sholat." (Al-Mughni, 2:432–433)

Demikian tadi tata cara sujud sahwi yang benar, sesuai sunnah yang perlu diketahui agar ibadah sholat menjadi lebih sempurna.

Dirangkum dari berbagai sumber.

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri