Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Gym (Shutterstock)
Dream - Ratusan pengunjung di pusat kebugara Amerika Serikat terpaksa harus dikarantina usai salah satu anggota tempat fitnes tersebut dinyatakan positif terpapar virus Covid-19.
Planet Fitness, pusat kebugaraan di Virginia Barat, AS, mengharuskan para anggotanya untuk melakukan tes Corona jika menunjukkan gejala.
McCall Gosselin, juru bicara Planet Fitness dan wakil presiden senior komunikasi, mengatakan kepada Today bahwa tidak ada kasus lain yang dilaporkan.
Dikutip dari Today, lebih dari 200 pengunjung gym di Virginia Barat akhirnya harus dikarantina karena dicurigai telah melakukan kontan dengan salah seorang anggota gym yang dinyatakan positif corona.
" Siapa pun yang berkunjung ke Planet Fitness antara jam 9 pagi dan 3 sore hari Rabu, 24 Juni harus tinggal di rumah selama 14 hari sejak terekspos, yang akan sampai hari Rabu, 8 Juli," jelas penrnyataan Departemen Kesehatan Kabupaten Mongolia yang menekankan sekitar 205 orang perlu dikarantina.
" Kami telah bekerja keras dan mengikuti rekomendasi dari Departemen Kesehatan Kabupaten Monongalia setelah diberitahu bahwa seorang anggota di lokasi kami Morgantown, Virginia Barat telah dites positif COVID-19," katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pengelola fitnes memutuskan untuk menutup sementara fasilitas pusat kebugaran mereka.
Rencana tempat gym itu akan dibersihkan dari kemungkinan masih adanya virus Covid-19. " Kami tidak mengetahui adanya anggota tambahan atau anggota tim yang melaporkan gejala saat ini," tulisnya dalam email.
Ketika kasus virus COVID-19 meningkat di Virginia Barat, Dr.Lee B Smith, direktur eksekutif MCHD dan petugas kesehatan daerah, menghimbau agar masyarakat yang hendak keluar tetap harus meggunakan masker dan menerapakan social distancing.
" Langkah-langkah ini telah terbukti memperlambat penyebaran COVID-19," kata Dr. Smith dalam siaran pers.
" Jika kita ingin terus membuka bisnis dan perlu beberapa langka pencegahan, masyarakat harus menganggap serius pencegahan tersebut."
Memang kembali ke berolahraga di fasilitas umum seperti pusat kebugaran adalah hal yang menyenangkan. Namun, tetap ingat untuk menerapkan protokol kesehatan.
(Sah, Sumber: Today.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya