Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dedi Mulyadi
Dream - Beberapa hari lalu media sosial sempat dibuat riuh oleh kabar seorang seorang pekerja bangunan yang dipecat karena tidak menggunakan masker. Video tersebut viral dan diunggah banyak akun Instagram hingga memicu polemik.
Kabar pekerja bangunan yang dipecat juga sampai didengar Wakil Ketua Komisi IV DPR, Dedi Mulyadi. Mantan Bupati Purwakarta itu memutuskan menemui pekerja tersebut untuk mencari informasi langsung mengenai kejadian yang dialaminya dan mengunggahnya ke kanal YouTube, Kang Dedi Mulyadi Channel.
Dalam obrolan tersebut diketahui jika pekerja bangunan yang dipecat itu bernama Sudrajat dan biasa dipanggil Drajat.
Kepada Dedi, Drajat menjelaskan peristiwa yang viral itu terjadi ketika dia terpaksa melepas masker karena baru membeli es.
" Beli es, pas minum dibuka," kata pemuda 24 tahun itu.
Di saat bersamaan, posisi Drajat yang tak memakai masker diketahui oleh petugas keamanan yang menyangkanya sengaja tidak memakai masker. Seketika, Drajat diminta pulang.
Kepada Drajat, Dedi kemudian menawarkan dua pilihan bantuan yaitu bekerja di tempatnya atau diberikan modal usaha.
" Ya sudah kerja sini saja, mau? Ini ada, di sini ada yang ngerjain bikin pagar kolam, ada yang ngerjain bikin kolam. Masih lama, di sini tuh kerjaannya enggak pernah berhenti. Terus saja, ada saja, gitu. Mau enggak kerja sini?" kata Dedi.
Drajat terdengar masih ragu menerima uluran pekerjaan tersebut dan sempat menawar bisa mengerjakan tugas tersebut jika ada rekan yang membantu.
Melihat Drajat ragu dengan tawaran tersebut, Dedi menawarkan pilihan bantuan lain kepada pemuda tersebut
" Atau saya nanya, ayo mau kerja di sini apa mau saya kasih bantu buat modal usaha sendiri di sana, di kampung," kata Dedi.
Drajat mengaku ada keinginan membuka usaha sendiri tetapi dia belum tahu jenis bisnis yang akan dikelolanya itu.
" Gini, lebih baik kerja aja di sini, nerusin, sambil kalau di sini mau menyiapin usaha, kita bicarakan sambil jalan, begitu. Banyak (kerjaan), kalau mau," kata Dedi.
Menurut Dedi, uluran bantuan yang diberikannya juga untuk membenarkan Drajat yang diketahui tak menggunakan masker. Dedi menegaskan ingin membantu orang yang kesusahan.
" Kita bantu bukan karena nggak pakai masker, bukan lho, bantu orang yang mengalami kesusahan," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya