Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rekaman Singal BMKG (IG Daryono)
Dream - Alat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gelombang seismik aneh di wilayah Buleleng, Bali, Minggu 24 Januari 2021. Rekaman itu tercatat bersamaan dengan dentuman misterius yang terdengar di Buleleng.
" Terkait adanya suara ledakan yang terjadi di Buleleng Bali, alat kami sensor seismik BMKG mencatat anomali gelombang seismik sekitar pukul 02.27.17 UTC (10.27.17 WITA)," tulis Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
Daryono meyakini bahwa fenomena tersebut bukan aktivitas gempa tektonik. Sebab, dua sensor seismik lain yang lokasinya relatif dekat tidak mencatatnya.
Dia juga menunjukkan catatan sensor seismik BMKG di Singaraja (SRBI) pada pukul 10.27 WITA. Sinyal, kata Daryono, tersebut bukan merupakan sinyal gempa tektonik.
" Sebagai tambahan informasi, sejak pukul 08.00 WITA s.d saat ini tidak ada event gempa di wilayah Bali," tambah Daryono.
Terkait adanya suara ledakan yang terjadi di Buleleng Bali, alat kami sensor seismik BMKG mencatat anomali gelombang...
Dikirim olehDaryono BmkgpadaSabtu, 23 Januari 2021
View this post on Instagram
Dream - Dentuman keras terdengar di wilayah Buleleng, Bali, Minggu 24 Januari 2021. Bunyi yang sangat keras itu terjadi pada pukul 10.30 Wita.
Menurut laman NusaBali.com, dentuman keras itu terjadi dua kali. Namun hingga saat ini belum diketahui asal dan penyebab dentuman tersebut.
Dentuman itu terdengar di sejumlah wilayah, antara lain kawasan Danau Tamblingan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada; Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kecamatan Kubutambahan, hingga Baturiti Tabanan.
Suara misterius itu pun menjadi topik pembicaraan warganet. Salah seorang netizen menyebut sumber dentuman itu berasal dari ledakan dinamit yang dipakai meledakkan Bendungan Tamblang, Kecamatan Kubutambahan.
Namun, dugaan itu dibantah oleh netizen lain yang menyebut tak terdengar dentuman di kawasan tersebut. Warganet lain mengaku melihat meteor jatuh sebelum bunyi dentuman terjadi.
Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma, mengaku medengar suara dentuman dari tempat tinggalnya di Tukad Mungga Buleleng.
" Saya mendengar sangat keras dan saya kira itu suara letusan ban mobil," ucapnya. Polisi hingga kini masih mencari sumber dentuman dengan melakukan kordinasi di jajarannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya