Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rawa Tigris-Efrat (Odditycentral.com)
Dream - Sedikit yang diketahui dunia tentang Rawa Tigris-Efrat di Irak. Ini adalah rawa yang dahulunya memiliki luas lebih dari 9.000 mil persegi - lebih besar dari Laguna Venesia di Venesia dan Rawa Everglades di Florida jika digabung.
Rawa yang dihuni selama lebih dari 5.000 tahun dan pada puncaknya, menjadi rumah bagi setengah juta Marsh Arab atau disebut Ma'dan.
Ma'dan terdiri dari beberapa suku yang telah mengembangkan lingkungan budaya indah dan ramah lingkungan yang berpusat pada sumber daya alam di rawa-rawa.
Salah satu aspek yang benar-benar mengagumkan dari gaya hidup mereka adalah tempat tinggal indah mereka yang rumit. Rumah mereka terapung dan seluruhnya terbuat dari alang-alang yang diambil dari perairan terbuka.
Keajaiban arsitektur suku Ma'dan benar-benar mengingatkan pada casoni nelayan Venesia, yang disebut mudhif.
Mudhif adalah struktur sementara yang dibangun dari alang-alang dalam waktu hanya tiga hari, tanpa menggunakan paku atau kayu.

Bahkan pulau di mana rumah-rumah akan digunakan untuk beristirahat terbuat dari campuran yang rumit lumpur dan sejenis rumput alang-alang.
Selama berabad-abad, daerah ini telah menjadi perlindungan bagi budak, yang akhirnya menyebabkan kejatuhan surga Arab unik ini.
Bangunan konstruksi Ma'dan telah berumur ribuan tahun namun arsitektur kuno itu sayangnya hilang dalam beberapa tahun terakhir. Dan berisiko hilang selamanya.
Pada awal 1990-an, rawa-rawa menjadi tempat berlindung bagi orang-orang yang dianiaya oleh pemerintah Saddam Hussein.
Setelah pemberontakan 1991, pemerintah memerintahkan pengeringan seluruhnya dari lahan rawa ini untuk menghukum orang-orang Ma'dan yang melindungi pemberontak.
Mengeringkan daerah yang luas tidak membuahkan hasil. Namun pemerintah Irak di bawah Saddam Hussein mulai bisa mengancam kehidupan Ma'dan setelah menghidupkan kembali proyek irigasi yang sebelumnya terbengkalai. Pembukaan kembali irigasi itu mengganggu aliran air ke rawa.
Kondisi menjadi lebih baik di 2003, ketika masyarakat setempat mulai melanggar kebijakan Saddam Hussein setelah invasi AS ke Irak.
Mereka bekerja untuk memulihkan rawa-rawa dan kekeringan selama empat tahun berakhir pada tahun yang sama. Mereka menghancurkan bendungan penahan sungai Tigris dan Efrat, membanjiri lagi setidaknya seperempat daerah rawa asli.
Namun ada setitik harapan dalam bentuk 'Nature Iraq - sebuah organisasi yang didirikan oleh seorang insinyur hidrolik Irak-Amerika.
Ia berupaya untuk mengembalikan orang-orang Ma'dan ke rumah mereka dengan dukungan keuangan dari negara-negara terkemuka lainnya. Nature Iraq baru saja membangun kembali mudhif tradisional, menunjukkan bahwa metode arsitektur kuno masih bisa digunakan saat ini.
Nature Iraq juga berusaha untuk menghormati tradisi kuno Ma'dan yang selalu menawarkan perlindungan kepada mereka yang membutuhkan.
Mudhif tersebut kini difungsikan sebagai rumah tamu, menawarkan akomodasi untuk penduduk setempat, wisatawan, dan siapa saja yang ingin melakukan diskusi tentang masa depan rawa-rawa.
(Ism, Sumber: Odditycentral.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya