Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Dari Luar, Rumah Ini Terlihat Biasa Saja. (Foto: Mirror)
Dream – Jika dilihat dari luar, rumah ini terlihat normal. Tapi, ketika pergi ke kebun belakang, Sahabat Dream akan tercengang.
Ada “ hutan” tersembunyi di dalam rumah. Inilah yang menjadi magnet untuk menarik pengunjung.
Dilansir Mirror, Rabu, 12 Juli 2017, rumah ini dibangun oleh seorang pria bernama Nick Wilson. Wilson menghabiskan waktu selama 20 tahun untuk menyulap kebun belakang rumah menjadi hutan hujan yang tersembunyi, menghabiskan 15 ribu poundsterling (Rp257,71 juta).

Pria berusia 61 tahun mendapatkan inspirasi mengubah kebun belakang rumah menjadi " hutan” setelah dia dan keluarganya berlibur di Cornwall pada 1990.
Saat itu, dia jatuh cinta dengan tanaman besar. Lalu, pada 1998, dia mulai menciptakan “ hutan” di belakang rumahnya. Enam tahun yang lalu, “ hutan” itu dibuka untuk umum.
“ Perlu waktu 20 tahun untuk menggabungkan semuanya. Ada banyak pohon pakis, bambu, dan tanaman berdaun lebar di sana. Saya tidak tahu bahwa saya menyukai tanaman besar dan (daunnya) tebal sehingga berbeda dengan tanaman kebun yang lembut dan berbulu," kata dia.
Contoh tanaman yang ada di kebun rumahnya adalah Gunnera mannicata. Tanaman yang bisa tumbuh setinggi 4 meter dan lebar daunnya bisa tumbuh 3 meter.
Ada juga tanaman Tetrapanax papyifera “ Rex” dan tanaman paku-pakuan.

Pada 25 Juni 2017, Wilson bekerja sama dengan Roundhay Open Gardens membuka kebun ini seharian untuk umum demi kegiatan amal. Dari acara ini, tercatat sebanyak 500 pengunjung datang dan mereka menggalang dana sebesar 2500 poundsterling (Rp43 juta) untuk disumbangkan kepada St. Gemma Hospice di Moortown.
Lalu, 30 Juli 2017, dia dan National Garden Schemen juga akan membuka “ hutan” rumah untuk pengunjung. Dana yang dikumpulkan dari sumbangan pengunjung akan didonasikan kepada yayasan kanker Marie Curie dan MacMillan. (ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

