6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
(popsugar.co.uk)
Dream - Kabar buruk bagi pengguna media sosial. Berbagi foto liburan tidak hanya membuat teman yang melihatnya muak dan tidak senang, tapi juga berbahaya.
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Aviva, dari 2.000 orang yang disurvei, 73 persen mengatakan bahwa mereka 'merasa terganggu saat teman mengunggah foto liburan secara online'.
Entah itu hanya karena rasa iri, namun sentimen umum tersebut pasti bukan sesuatu yang Anda harapkan, bukan?
Tapi ini adalah masalah yang lebih serius daripada mendapatkan pandangan tidak menyenangkan hanya karena Anda berlebihan berbagi foto liburan.
Studi Aviva mencatat bahwa berbagi foto saat masih dalam liburan sebenarnya bisa berbahaya.
" Kebiasaan itu akan membahayakan rumah Anda. Secara tidak sengaja Anda memasang iklan gratis yang memberitahu bahwa tidak ada orang di rumah. Akibatnya rumah Anda rentan terhadap pencurian," kata perusahaan asuransi tersebut.
Selain itu, fitur penanda lokasi atau geotagging juga bisa memudahkan seseorang untuk menemukan Anda saat berada dalam perjalanan. Ini tentu membahayakan jika di antara pengikut di akun media sosial Anda adalah seorang kriminal.
Aviva mengatakan, seseorang tidak dilarang mengunggah foto liburan mereka. Tapi mengunggah foto-foto liburan itu ada waktunya.
" Waktu terbaik untuk mengunggah foto-foto liburan ke media sosial adalah saat Anda sudah pulang ke rumah," kata Aviva.
Jika memang tidak sabar untuk berbagi kebahagiaan dengan teman, Aviva menyarankan agar foto-foto itu hanya bisa dilihat oleh teman dan keluarga yang terpercaya.
(Sumber: popsugar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
