CONNECT WITH US!

Alasan TNI AL Usir Pemuda Adu Pukul Tentara dari Kompleks

Reporter : Ahmad Baiquni | Jumat, 27 Oktober 2017 11:20

Dream - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) angkat bicara soal pencabutan hak pinjam pakai rumah dinas yang ditempati Bimantoro, pemuda yang terlibat adu jotos dengan Lettu Laut Satrio di Jalan Pemuda Rawamangun.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Gig Jonias Mozes Sipasulta, mengatakan izin pinjam pakai tanah kavling di Komplek TNI AL Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara dicabut karena Bimantoro bukan anggota TNI AL aktif. Rumah yang ditinggali Bimantoro dipinjam atas nama kakeknya, Mayor (Purn) FX Tulus Haryono.

" Yang bersangkutan tidak berhak lagi menggunakan tanah kavling TNI AL tersebut, karena jelas bukan anggota TNI AL aktif dan orang tua yang bersangkutan sudah berusia lebih dari 30 tahun," ujar Gig melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Gig menjelaskan berdasarkan telegram Kasal Nomor 138/KAS/1086 tanggal 14 Oktober 1986, anggota diizinkan untuk membangun rumah di atas lahan milik TNI AL. Syaratnya, apabila pemohon izin meninggal, rumah boleh ditempati oleh istri atau suami dan anak.

Sementara syarat untuk anak yang dibolehkan tinggal adalah anak termuda berusia sampai dengan 30 tahun. Kecuali anak termuda menikah dengan anggota TNI AL.

" Apabila hal tersebut tidak bisa dipenuhi, maka rumah dan tanah harus dikosongkan dan dikembalikan ke TNI AL," kata Gig.

Selanjutnya, rumah yang telah dikembalikan akan diberikan kepada anggota TNI AL yang masih aktif, purnawirawan, atau warakawuri. Tentunya atas persetujuan pejabat yang ditunjuk.

Lebih lanjut, Gig menjelaskan pencabutan izin tersebut berlaku secara menyeluruh kepada para penghuni rumah dinas yang tidak memenuhi syarat.

" Penertiban ini juga dilaksanakan karena masih banyak anggota aktif TNI AL yang masih belum memiliki rumah," ucap dia.

Sebelumnya, beredar surat permohonan pencabutan izin pinjam pakai lahan kavling TNI AL Sunter, yang ditandatangani Komandan Pangkalan Utama TNI AL III, Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad. Surat tersebut ditujukan kepada Aslog Kasal.

Lahan kavling yang dimaksud berada di Jalan Harapan I No.3 Blok B.36 No.3 Komplek TNI AL Sunter, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ternyata lahan itu ditempati Bimantoro, pengendara Mazda merah yang terlibat adu jotos dengan Lettu Laut Satrio Fitriandi.



Bold My Lips: Perempuan Berani Bicara