BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Damkar Evakuasi Anak Kobra Di Bogor (Merdeka.com)
Dream - Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor mengevakuasi 18 ekor anak ular kobra. Ular-ular kecil itu bersembunyi di dapur rumah di Kampung Tonggoh, Gunungsari, Citeureup.
Komandan Regu 2 Rescue Damkar Kabupaten Bogor, M Ridwan, mengatakan mendapat laporan warga soal anak-anak ular tersebut. Pihaknya pun segera meluncur ke lokasi.
" Total ada 18 ekor anak ular kobra kami amankan," ujar Ridwan.
Ridwan menjelaskan awalnya seorang warga menemukan seekor anak ular di dapur rumah. Warga tersebut berusaha menangkap ular itu.
Begitu tahu ular yang ditangkap adalah jenis kobra, warga itu melapor ke Damkar. Beberapa saat usai mendapat laporan, tim Damkar mencoba membuka tumpukan benda di dapur dan mendapati total 18 ekor anak kobra.
" Ular berjenis Kobra Jawa," kata dia.
Sayangnya, induk belum ditemukan. Tim Damkar memutuskan menghentikan pencarian dan membawa 18 ekor anak ular tersebut ke kantor.
" Sementara induknya belum tertangkap, di sekitar lokasi juga terdapat kulit ular dewasa," ucap Ridwan, dikutip dari Merdeka.com.
Dream - Seekor ular piton membuat heboh warga Kampung Cikempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ular tersebut diperkirakan memiliki panjang 3,5 meter.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Sigit Wibowo, mengatakan pihaknya menerima laporan warga soal ular piton tersebut pada Kamis, 30 Desember 2021 jam 09.30 WIB. Regu 1 Rescue Damkar segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
" Posisinya ada di antara semak belukar," ujar Sigit.
Ketika akan dievakuasi, kata Sigit, perilaku ular tersebut agresif. Ular berusaha menyerang personel Damkar yang akan menangkapnya.
" Itu ularnya agresif sepertinya belum makan dan baru ganti kulit, jadi agak ganas ularnya," kata dia.
Akibatnya, proses evakuasi sedikit terhambat. Meski begitu, petugas terus berusaha hingga akhirnya ular bisa dievakuasi.
" Kata anak-anak (petugas) di lapangan, ular itu menyerang petugas terus, tapi Alhamdulillah sudah berhasil," ucap Sigit.
Ular tersebut kemudian dibawa ke kantor Dinas Damkar Kabupaten Bogor. " Kita kan ada kandang untuk ular juga," kata dia, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
