Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Bripka Ripal Indrawarta Gendong Candra Untuk Berobat (Merdeka.com)
Dream - Aksi Brigadir Kepala Ripal Indrawarta, anggota Bhabinkamtibmas Pasir Penyu, Indragiri Hulu, Riau, mendatangkan haru banyak orang. Dia menggendong dan mengantarkan seorang remaja hafiz Alquran, Candra, 16 tahun, berobat ke rumah sakit.
Ripal datang datang dengan mobil yang kemudian dia parkirkan di ujung gang. Polisi itu lalu berjalan menuju kediaman Candra yang harus melalui gang sempit.
" Ayahnya bilang Candra menerima lumpuh secara tiba-tiba saat masih kecil, saya berinisiatif untuk membawanya ke rumah sakit Indrasari untuk dicek," ujar Ripal.
Ripal menggendong Candra menuju mobil. Dia kemudian membawa remaja hafiz itu ke rumah sakit.
Candra diketahui merupakan peserta BPJS Kesehatan mandiri. Ripal kemudian berkoordinasi dengan BPJS untuk mengubah status Candra menjadi peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Menurut Ripal, kondisi ekonomi orangtua Candra tergolong sederhana. Penghasilan ayahnya tidak mencukupi untuk biaya berobat, sementara keluarga ini malah terdaftar sebagai peserta BPJS mandiri.
" Ayahnya bekerja sebagai buruh barang-barang bekas, ibunya buruh cuci pakaian orang," kata dia.
Melihat hal itu, Ripal berkomitmen membantu Candra. Dia siap menyisihkan sebagian waktunya untuk mengantarkan Candra berobat.
" Kemarin itu kan masih kontrol pertama, Selasa (4 Januari 2022) besok kami kontrol kedua ke RSUD Indrasari lagi," kata Ripal.
Menurut Ripal, selain hapal Alquran, Candra dikenal sebagai anak yang cerdas. Selama ini, remaja itu selalu dijemput dan diantar teman-temannya untuk berangkat dan pulang sekolah.
" Jadi selama dia sekolah, dijemput dan digendong teman-temannya, pakai sepeda motor, dia kelas XI SMK," ucap Ripal.
Untuk memudahkan Candra bergerak, Ripal memberikan bantuan kursi roda. Dia mengaku tidak tega melihat Candra setiap hari digendong menuju sekolah.
" Di sekolah, dia digendong lagi oleh temannya menuju kursi di ruang kelas. Dia bisa duduk untuk mengikuti proses belajar. Makanya saya kasih kursi roda, agar tempat duduknya nyaman kalau dia belajar," kata dia.
Setelah sekian lama tak bisa bisa bergerak, Candra kini dalam penanganan medis. Remaja itu ditangani tim dokter RSUD Indrasari.
" Dokter belum tahu hasil diagnosa, tapi sementara dokter bilang Candra sakit lumpuh layu, makanya besok dicek lagi untuk mengetahui hasilnya," ucal Ripal. dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya