Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia Menyita Uang Hasil Korupsi Senilai Rp162,57 Miliar. (Foto: Siakap Keli)
Dream – Ini jadinya jika seorang melakuan korupsi besar-besaran. Selain uang negara yang hilang, uang korupsi juga membuat para pegawainya harus menghabiskan waktu berjam-jam menghitung lembaran uang haram tersebut.
Inilah yang dialami para pegawai di Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SRPM), KPK-nya Malaysia. Mereka baru saja menyita uang korupsi senilai 52 juta ringgit (Rp162,57 miliar).
Yang membuat pegal, komisi ini harus menghabiskan waktu sampai 15 ham untuk menghitung uang tunai tersebut.
“ Uang tunai itu membutuhkan waktu 15 jam untuk dihitung oleh 30 anggota,” kata Wakil Ketua SRPM, Datuk Azam Bakri, di Kota Kibalau, dilansir dari Siakap Keli, Sabtu 8 Oktober 2016.
© Dream
Azam mengatakan uang tersebut diduga sebagai hasil kegiatan korupsi yang melibatkan direktur dan wakil direktur sebuah departemen di Sabah, Malaysia.
Penyitaan uang tunai sebesar Rp162 miliaran ini merupakan yang terbesar yang pernah dilakukan oleh SRPM selama 49 tahun.
Dia memerinci, 52 juta ringgit (Rp162,57 miliar) itu terdiri atas 47 juta ringgit (Rp146,94 miliar) yang disita dari tangan direktur dan 7 juta ringgit (Rp21,88 miliar) dari wakil direktur.
© Dream
“ Semua uang tunai itu disita di kantor dan rumah kedua pejabat pemerintah itu,” kata dia.
Azam mengatakan pihaknya bagaimanapun belum mengevaluasi jumlah keseluruhan perhiasan yang turut disita. Tak hanya perhiasan dan uang tunai, komisi antirasuah ini juga menyita barang mewah dan kendaraan mewah milik direktur dan wakil direktur di Sabah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya