MasyaAllah! Rezeki Melimpah Usai Jauhi Suap

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 28 September 2016 10:14
MasyaAllah! Rezeki Melimpah Usai Jauhi Suap
Dia tak tahan dengan atasannya yang membolehkan suap. Bekerja jadi pegawai akhirnya diambil.

Dream - Perilaku suap menyuap sudah sering kita dengar. Di Indonesia, hampir semua bidang bisa dirasuki aksi suap mulai dari ranah hukum, politik, sampai dunia bisnis.

Tanpa bersalah, seseorang berani melanggar suatu aturan karena hatinya tak kuat dengan iming-iming sejumlah uang atau harta lainnya oleh orang yang memintanya melakukan hal tersebut.

Selain tak dibenarkan secara hukum, syariat Islam juga melarang muslim melakukan suap. Di dalam agama Islam, seseorang yang menerima maupun yang memberikan suap sama-sama terkena dosa.

Ternyata, suap menyuap tak hanya terjadi di masa sekarang ini. Perbuatan tercela ini sudah ada sejak zaman dahulu.

Inilah kisah seorang pedagang di Arab Saudi yang berpegang teguh untuk tidak hidup dari uang suap dan menerima balasan setimpal. 

 

1 dari 3 halaman

Tak Suka Suap Tapi Atasan...

Alkisah ada seorang pedagang di Arab Saudi. Ia bekerja di pelabuhan dan semua barang yang masuk harus mendapatkan tanda tangannya. Ia adalah pekerja yang konsisten, ia sama sekali tidak suka dan tidak mau menerima uang suap.

Tapi, berbeda dengan atasannya yang senang dengan uang suap. Atasannya berkata bahwa pedagang tersebut tak harus terlalu keras dan ketat dalam menyeleksi barang-barang yang masuk dari para penyuap agar urusan jadi mudah.

Dengan kata-kata atasannya tersebut, pedagang itu menjadi gemetar. Ia tak tahu harus melakukan apa. Ia sedih, penyesalan dan keraguan terasa mencekik lehernya. Godaan datang setiap waktu, ada yang memberinya dengan dalih hadiah, ada juga yang beralasan tanda terima kasih, dan lainnya.

 

2 dari 3 halaman

Tak Tahan dan Keluar

Selama ini, ia berhasil menolak godaan tersebut, tapi mau sampai kapan seperti ini? Ia pun takut, takut jika suatu saat ia tergoda menerima suap. Ada dua pilihan di hidupnya, yaitu meninggalkan jabatan dan pekerjaannya atau melanggar aturan Allah Ta'ala.

Dengan mantap, ia kemudian mengundurkan diri dari pekerjaannya. Tak lama setelah pengunduran dirinya, Allah Ta'ala mengaruniakan kapal kargo kecil untuknya. Ia gunakan untuk membawa barang-barang perniagaan.

3 dari 3 halaman

Balasan Datang

Kemudian, Allah Ta'ala kembali mengaruniakan kapal kargo yang ukuran lebih besar dari sebelumnya. Ia gunakan juga untuk mengangkut barang-barang. Barang yang diangkut kapalnya ia jaga dengan sangat hati-hati, seolah itu barang miliknya.

Keuletan dan amanah yang selalu dipegang membuat banyak orang senang menggunakan jasa kapal kargonya.

Suatu hari, salah satu kapal kargonya menabrak batu karang. Baca selengkapnya di sini

 

Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
4. Isi diluar tangung jawan redaksi

 

Beri Komentar