Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
(Foto: Shanghaiist.com)
Dream - Di salah satu hari paling penting dalam hidupnya, ketika istrinya melahirkan anak mereka, seorang pria sedang berbaring di kamar sebelah ruang bersalin.
Pria itu bukan sedang ketiduran karena lelah menunggu istrinya yang melahirkan. Tapi dia menjadi korban tindakan operasi yang salah yang dilakukan pihak rumah sakit.
Dia menjalani operasi wasir (Haemorroid) 'secara tidak sengaja', yang dilakukan oleh seorang perawat dan seorang dokter di rumah sakit tersebut.
Insiden tak masuk akal ini terjadi pada tanggal 8 Agustus lalu di sebuah rumah sakit di Shenyang, Provinsi Liaoning, China. Rupanya, ruang bersalin berada di sebelah ruang bedah.
Saat itu, pria 29 tahun bernama Wang itu sedang menunggu istrinya melahirkan dengan cemas. Setelah 40 menit, seorang perawat muncul, memintanya untuk masuk ke dalam. Perawat itu kemudian meminta Wang melepas celananya.
" Sementara aku sedang menunggu di luar, seorang perawat melambai ke ruang operasi. Aku berpikir mungkin istriku membutuhkan sesuatu, jadi aku masuk," kata Wang, menurut People's Daily.
" Setelah berada di dalam ruang operasi, perawat mengatakan kepadaku untuk melepas celana dan berbaring di tempat tidur. Pada saat itu, aku agak ragu-ragu. Tapi aku berpikir bahwa cara itu akan membuat istriku cepat melahirkan. Jadi aku melepas celana."
Wang kemudian berbaring di tempat tidur dan menunggu instruksi lebih lanjut.
" Ketika berbaring itu, aku mendengar bayi menangis dan aku ingin melihat anakku. Tapi pantatku terasa sakit sehingga aku tidak bisa bergerak," ujar Wang, menambahkan bahwa ia tidak menyadari bahwa ia baru saja menjalani operasi wasir.
Dokter bahkan sempat memanggil ibu mertuanya untuk memberitahu kepadanya tentang keberhasilan operasi itu.
" Sebelumnya tidak ada yang bilang aku akan menjalani operasi wasir. Aku tidak menandatangani kesepakatan apapun, mereka bahkan tidak pernah bertanya namaku," keluh Wang.
Akibat Insiden itu, Wang menuntut penjelasan. Pihak rumah sakit mengatakan mereka telah membuat kesalahan dan menawarkan ganti rugi 5.000 yuan atau hampir Rp 10 juta sebagai kompensasi. Meski, rumah sakit itu menyebut bahwa Wang benar-benar punya penyakit wasir.
Jadi, pada akhirnya, keberuntungan berada di pihak Wang. Dia bisa pulang dari rumah sakit tanpa wasir, membawa hadiah 5.000 yuan dan anak yang baru lahir.
(Ism, Sumber: shanghaiist.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan