Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Seekor ular kecil `terbang` dari Florida ke Hawaii, Amerika Serikat. Keberadaan ular tersebut ditemukan di dalam koper seorang penumpang pesawat, saat mendarat di Hawaii.
Departemen Pertanian Negara Bagian Hawaii, mengatakan, ular remaja itu ditemukan merayap keluar dari tas di penitipan barang, Maui, Senin, 10 Juni 2019.
Dilaporkan NDTV, lelaki pemilik koper itu tidak menyadari bahwa telah membawa penumpang gelap. Diduga, ular itu mungkin tergelincir ke dalam kopernya di Florida.
Ular merupakan hewan terlarang di Maui. Kondisi ini karena ular tidak memiliki predator alami di kepulauan ini. Ular akan menjadi ancaman serius bagi satwa liar dan lingkungan.
" Sangat beruntung bahwa pemilik persewaan menyadari ular yang diangkut ke Hawaii dan mengambil tindakan yang tepat dan melaporkannya," kata Phyllis Shimabukuro-Geiser, ketua Dewan Pertanian Hawaii, akhir pekan lalu.
Ular itu diidentifikasi sebagai black racer, yang tidak berbisa. Panjangnya sekitar 30 centimeter.
Ular itu dikirim ke Departemen Pertanian Hawaii pada hari Selasa pagi dan sedang dijaga di Maui sebelum akan diangkut ke Honolulu.
Ini bukan pertama kalinya ular berhasil menyelinap ke koper milik pelancong. Pada Februari 2019, ular piton ditemukan di dalam koper seorang wanita yang hendak kembali ke Skotlandia dari liburan di Australia.
Dream - Seorang ibu rumah tangga asal Baling, Kedah, Malaysia, nyaris tewas setelah dililit dan digigit ular sanca kembang yang panjangnya sekitar 6 meter.
Peristiwa nahas itu terjadi saat wanita itu tengah memasak di dapurnya. Beruntung ibu tersebut diselamatkan ketiga putranya, yang segera meminta bantuan warga.
Dikutip dari laman syok.my, Rabu 29 Mei 2019, peristiwa itu diketahui saat ketiga anaknya dikagetkan oleh suara teriakan sang ibu yang tengah memasak di dapur.

Saat bergegas ke dapur, mereka melihat kaki kiri ibunya telah digigit dan dililit ular. Saat itu mereka mencoba melepas lilitan dengan menarik bagian ekor ular tersebut, namun gagal karena lilitanya yang terlanjur kuat.
Melihat sang ibu yang sudah kesakitan, merekapun turun ke kampung dan memanggil warga.
Warga yang datang membantu langsung memotong ular tersebut dengan parang, sehingga ular tersebut kemudian melepaskan lilitannya.

Ular akhirnya berjalan memasuki semak-semak, wargapun memutuskan untuk membunuh ular seberat 30 kilo itu karena berbahaya.
Sementara itu, sang ibu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah setempat untuk mengobati kakinya yang mengalami luka akibat gigitan ular.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya