Geger Tempat Diduga Kelab Malam Beroperasi di Arab Saudi

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 16 Juni 2019 12:00
Geger Tempat Diduga Kelab Malam Beroperasi di Arab Saudi
Otoritas Saudi membantah mengeluarkan izin untuk tempat yang ramai disebut kelab malam itu. Mereka bahkan langsung menggelar investigasi

Dream - Kabar dibukanya kelab malam White di tepi pantai Jeddah, Arab Saudi, menuai kontroversi. Kelab malam yang merupakan cabang dari tempat hiburan di Dubai dan Beirut itu seolah menandai arah baru Arab Saudi.

Dilaporkan Al Jazeera, Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) mengeluarkan bantahan telah memberi izin pembukaan kelab malam tersebut.

Bahkan, rencananya, pejabat hiburan Saudi membuka penyelidikan mengenai pembukaan kelab malam itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dibuat di akun Twitter resminya, GEA mengumumkan pembukaan investigasi langsung ke video yang beredar daring konon menunjukkan interior tempat tersebut.

" Menurut informasi yang diberikan kepada GEA, acara (Proyek X) itu melanggar prosedur hukum dan peraturan yang berlaku, dan belum disahkan oleh badan tersebut," kata pernyataan itu.

1 dari 1 halaman

TIket Masuknya

GEA awalnya mengeluarkan izin untuk acara lain, tambahnya. " Kontraktornya kemudian mengambil keuntungan dari perpanjangan lisensi itu untuk melakukan pelanggaran serius dan tidak dapat diterima ini."

Sebelumnya, sejumlah outlet media regional melaporkan bahwa " kelab malam halal" pertama akan dibuka pada Kamis di tepi pantai Jeddah.

Menurut halaman Facebook, White Arab Saudi, penyanyi asal Amerika Serikat (AS) Ne-Yo tampil di malam pembukaan. Sesuai dengan iklan, waktu pembukaan kelab akan antara pukul 22.00 hingga pukul 03.00. Harga tiket masuknya, seharga 500-1.000 riyal Saudi, setara Rp1,9 juta hingga Rp3,8 juta.

Pembukaan itu segera memicu kontroversi pengguna media sosial Arab Saudi. Ada yang memuji pembukaan kelab sebagai bagian dari rencana reformasi Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk memodernisasi kerajaan konservatif.

Meski demikian, ada protes dari sebagian pengguna. Pembukaan kelab malam halal itu sebagai oxymoron. Beberapa laporan mengatakan bahwa fotografi akan dilarang keras di dalam kelab dan juga orang-orang yang berusia di bawah 18 tahun.(Sah)

Beri Komentar
Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri