Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Berbagai strategi apapun akan dilakukan institusi atau perusahaan untuk membuat pegawainya nyaman dan bahagia. Sebagian di antaranya bahkan membuat terobosan unik dengan membuat secara khusus Departemen Kebahagian Pegawai. Apa peran departemen ini?
Mengutip laporan Emirate247, Sabtu, 13 September 2014, otoritas kelistrikan dan air Dubai (Dubai Electricity and Water Authority/DEWA) baru-baru ini meluncurkan sebuah Departemen Kebahagiaan Karyawan (Employee Happiness) bagi pemangku kepentingan, termasuk karyawan.
Inisiatif baru yang merupakan bagian dari strategi tahun 2014-2018, ini diklaim sejalan dengan arahan dari pemimpin negara itu untuk memberikan kebahagiaan bagi seluruh pemangku kepentingan DEWA, terutama karyawan.
DEWA mengaku mengikuti visi dari Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab, dan Penguasa Dubai. Sheikh Mohammed menilai kebahagiaan karyawan secara langsung terkait dengan kebahagiaan masyarakat secara keseluruhan.
Dalam bukunya " Flashes of Thought" , Sheikh Mohammed mengatakan, departemen ini diperlukan untuk memastikan kebahagiaan para karyawan agar dapat membawa kebahagiaan kepada orang lain.
" Untuk mempromosikan konsep ini, DEWA merestrukturisasi Departemen Hubungan Karyawan dan menamainya Departemen Kebahagiaan Karyawan yang bernaung di bawah divisi Sumber Daya Manusia. Departemen baru ini akan mengelola sistem yang bertujuan untuk memberikan kebahagiaan bagi karyawan dan akan bertanggung jawab untuk kegiatan terkait," kata HE Saeed Mohammed Al Tayer, MD & CEO Dewa.
Dalam tugasnya, Departemen Kebahagiaan Karyawan DEWA ini diminta meningkatkan komunikasi dengan staf melalui saluran tertentu yang efektif. Tujuannya mengukur kepuasan pegawai dalam segala bidang dan memberikan kesempatan untuk mengekspresikan pandangan dan saran-saranya.
“ Departemen akan melaksanakan perbaikan yang bersumber dari berbagai survei dan mendapatkan retensi staf dengan memantau indikator pergantian staf, mempelajari penyebab dan mengatasinya," kata Dr Yousef Al Akraf, Executive Vice-President of Support Bisnis dan HRD di Dewa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya