Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sosok Pemilik Nama Slamet Hari Natal (Sumber: Malang Today)
Dream - Tanggal 25 Desember menjadi hari istimewa bagi umat Kristiani. Sebab, di hari itu, mereka merayakan Natal.
Di hari itu pula, seorang pria warga Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur merayakan suka cita. Bukan merayakan Natal, dia berulang tahun di tanggal yang sama.
Yang unik, nama pria itu pun membuat orang mungkin kaget. Ya dia bernama asli Slamet Hari Natal. Sebuah postingan foto bergambar si pria lengkap dengan namanya itu viral dan menjadi pembicaraan di dunia maya.
" Iya, itu benar nama saya," kata Slamet, dilansir dari Kompas dikutip dari MalangToday, Selasa, 27 Desember 2016.
© Dream
Menurut anak pasangan Ngatinah dan Syamsuri itu, nama unik itu didapat atas saran seorang bidan di Desa Kebonsari, Tumpang. Bidan bernama Akas Kiyo yang beragama Kristen Jawi Wetan, menyarankan nama Slamet Hari Natal.
“ Pas melahirkan di salah satu bidan, orangtua melahirkan pas Natal. Ketimbang mikir buat nama sulit-sulit, diberi nama Slamet Hari Natal,” kata dia.
Meski memiliki nama perayaan hari raya agama Kristen, Slamet mengaku sebagai pemeluk Islam. Perbedaan itu, tak membuat tetangga maupun masyarakat sekitar mencacinya.
“ Tidak pernah (dicaci). Di sini sudah toleran,” katanya.
Bagaimana kisah selengkapnya Slamet? Klik di sini. Baca Juga:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya