7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto
Dream - Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia hingga hari ini, Minggu 19 Juli 2020 masih terus bertambah. Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, kembali menyampaikan informasi data terkait kasus virus Corona.
Kasus positif per hari ini, 19 Juli 2020, bertambah 1.639 orang. Total akumulatif yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19 di Indonesia ada 86.521 orang.
Ia juga memaparkan jumlah kasus yang sembuh terus mengalami penambahan. Pasien sembuh ada 2.133 orang pada hari ini, Minggu 19 Juli 2020.
" Dengan demikian total pasien yang sudah sembuh adalah 45.401," ujar Yurianto melalui konferensi pers daring di Graha BNPB Jakarta.
Untuk jumlah korban meninggal dunia bertambah 127 orang. Jadi, total akumulatif korban jiwa karena Covid-19 hingga saat ini, ada 4.143 pasien.
Data update pasien virus Corona Covid-19 ini tercatat sejak Sabtu, 18 Juli 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.
Laporan: Laporan Devira Prastiwi/ Sumber: Liputan6.com
Dream - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, penanganan Covid-19 di Jawa Timur perlu terus diitensifkan. Sebab, kasus Covid-19 di provinsi paling timur Pulau Jawa ini sangat komplek.
Jika angka positif Covid-19 di Jatim bisa ditekan, dampaknya sangat besar bagi kasus infeksi virus corona nasional. Bahkan apabila Jatim bisa ditangani, setengah dari kasus nasional bisa selesai.
" Jawa Timur ini memiliki tingkat kesulitan penanganan yang sangat kompleks. Saya meyakini betul kalau di sini (Jatim) bisa ditekan, maka 50 persen urusan penanganan Covid-19 secara nasional akan bisa cepat selesai," ujar Muhadjir, dikutip dari Liputan6.com.
Muhadjir mengatakan, beberapa langkah yang telah dijalankan pemerintah untuk menekan angka Covid-19 Jatim seperti menambah jumlah sarana prasarana penanganan. Mulai dari fasilitas rumah sakit rujukan seperti menambah alat kesehatan dan alat pelindung diri hingga membuat rumah isolasi.
Selain itu, disediakan mess keluarga untuk isolasi suspek Covid-19. Fasilitas ini berada di Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Kementerian PUPr Surabaya.
Juga menyiapkan 350 kamar di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk penanganan pasien Covid-19. Penambahan fasilitas juga akan dilakukan di Gresik dan Sidoarjo.
" Nanti akan ditindaklanjuti oleh Pangkogab untuk koordinasi dengan Gugus Tugas daerah sehingga penanganannya lebih terdistribusi tidak menumpuk hanya di Surabaya," kata dia.
Muhadjir juga memastikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 segera melengkapi alat kesehatan primer untuk penanganan kasus di Jatim. Terutama alat kesehatan di 99 rumah sakit rujukan khususnya di Surabaya Raya.
" Gugus Tugas harus menjamin di Jawa Timur ini tidak boleh ada keterlambatan baik PCR kit maupun reagen di lab," kata dia.
Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?