Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Evakuasi Korban Bangunan Ambruk Di Mumbai Pada 2017 (Shutterstock.com)
Dream - Gedung bertingkat yang menjadi tempat tinggal di Mumbai, India ambruk di tengah hujan lebat. Delapan orang dinyatakan tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Bangunan enam lantai yang ambruk tersebut merupakan rumah dari lima atau enam keluarga. Bangunan itu sebenarnya sedang dalam perbaikan.
Para keluarga tersebut memilih tetap tinggal di sana. Sementara keluarga lainnya mengikuti saran petugas untuk pindah sementara waktu selama proses perbaikan berjalan.
Awalnya, diketahui dua orang meninggal pada Kamis malam pekan lalu. Setelah petugas penyelamatan melakukan pencarian, enam jasad ditemukan tertimbun reruntuhan, dikutip dari Channel News Asia.
Beberapa orang terperangkap di balik puing reruntuhan. Sebagian dari mereka bersandar pada bagian bangunan yang masih berdiri.
" Risiko runtuhan kedua tidak dapat dikesampingkan," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mumbai, P.S. Rahangdale.
Sebelumnya, beberapa bangunan di kawasan perkampungan di Malad juga rubuh akibat hujan lebat. Dua orang tewas dalam insiden tersebut termasuk seorang anak, sedangkan banyak yang terluka.
Setiap tahun, hujan lebat yang mengguyur Mumbai kerap meruntuhkan sejumlah bangunan baik kecil maupun besar. Sehingga banyak yang menyimpulkan konstruksi bangunan di Mumbai tidak layak dihuni.
Hujan lebat yang melanda Mumbai memaksa pejabat meningkatkan level kebencanaan menjadi merah dari orange. Juga menyerukan tanda bahaya di seluruh kota.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya