Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, penanganan Covid-19 di Jawa Timur perlu terus diitensifkan. Sebab, kasus Covid-19 di provinsi paling timur Pulau Jawa ini sangat komplek.
Jika angka positif Covid-19 di Jatim bisa ditekan, dampaknya sangat besar bagi kasus infeksi virus corona nasional. Bahkan apabila Jatim bisa ditangani, setengah dari kasus nasional bisa selesai.
" Jawa Timur ini memiliki tingkat kesulitan penanganan yang sangat kompleks. Saya meyakini betul kalau di sini (Jatim) bisa ditekan, maka 50 persen urusan penanganan Covid-19 secara nasional akan bisa cepat selesai," ujar Muhadjir, dikutip dari Liputan6.com.
Muhadjir mengatakan, beberapa langkah yang telah dijalankan pemerintah untuk menekan angka Covid-19 Jatim seperti menambah jumlah sarana prasarana penanganan. Mulai dari fasilitas rumah sakit rujukan seperti menambah alat kesehatan dan alat pelindung diri hingga membuat rumah isolasi.
Selain itu, disediakan mess keluarga untuk isolasi suspek Covid-19. Fasilitas ini berada di Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Kementerian PUPr Surabaya.
Juga menyiapkan 350 kamar di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk penanganan pasien Covid-19. Penambahan fasilitas juga akan dilakukan di Gresik dan Sidoarjo.
" Nanti akan ditindaklanjuti oleh Pangkogab untuk koordinasi dengan Gugus Tugas daerah sehingga penanganannya lebih terdistribusi tidak menumpuk hanya di Surabaya," kata dia.
Muhadjir juga memastikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 segera melengkapi alat kesehatan primer untuk penanganan kasus di Jatim. Terutama alat kesehatan di 99 rumah sakit rujukan khususnya di Surabaya Raya.
" Gugus Tugas harus menjamin di Jawa Timur ini tidak boleh ada keterlambatan baik PCR kit maupun reagen di lab," kata dia.
Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya