Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Aksi Penembakan Brutal Kembali Terjadi Di AS. Kali Ini 14 Siswa SD Menjadi Korban Tewas
Dream - Aksi penembakan brutal kembari terjadi di Amerika Serikat. Dilaporkan sebanyak 14 murid Sekolah Dasar (SD) dan seorang guru meninggal dunia dalam aksi penembakan di Sekolah Dasar Robb, Texas, Amerika Serikat.
Pelaku yang dilaporkan tewas diketahui masih berstatus sebagai pelajar dari Sekolah Menengah Atas Uvalde.
" Dia menembak dan membunuh 14 siswa secara mengerikan dan tidak dapat dipahami dan membunuh seorang guru," kata Gubernur Texas, Greg Abbott, dikutip dari abc NEWS, Selasa waktu setempat.
Penembakan brutal ini terjadi pada pukul 11.30, Selasa siang waktu setempat. Pelaku, yang merupakan remaja 18 tahun juga menembak sang nenek sebelum melakukan aksi brutalnya di sekolah tersebut.
Menurut Abbott, pelaku penembakan, yang diyakini bernama Salvador Ramos, memiliki pistol dan senapan. Texas berduka dengan insiden ini. Dia menyampaikan rasa belasungkawa kepada para orangtua yang kehilangan anak mereka.
" Ketika orang tua mengantar anak-anak mereka ke sekolah, mereka berharap bisa menjemput anak mereka usai sekolah. Dan ada keluarga yang berduka saat ini," kata Abbott.
Dua petugas polisi yang merespons panggilan darurat dalam kejadian tersebut termasuk di antara korban yang terluka. Abbot berharap mereka dapat bertahan hidup.

Menurut Uvalde Memorial Hospital, sebanyak 15 murid dirawat di unit gawat darurat. Dua pasien dipindahkan ke San Antonio untuk perawatan, sementara yang ketiga sedang menunggu pemindahan.
Seorang pria berusia 45 tahun juga dirawat di rumah sakit setelah terkena peluru.
University Health di San Antonio melaporkan terdapat dua pasien yang dikirim ke RS akibat aksi penembakan tersebut. Keduanya adalah wanita berusia 66 tahun dan seorang gadis 10 tahun. Keduanya dalam kondisi kritis.
Menurut seorang pejabat Angkatan Darat, dua orang dewasa yang menjadi korban penembakan, keduanya dalam kondisi kritis, juga dirawat di Brooke Army Medical Center di San Antonio.

Dalam video yang ditayangkan News19 WLTX, terlihat kepanikan saat terjadi penembakan itu. Sejumlah orang terlihat berlarian untuk mencari tempat yang aman.
Sementara, sejumlah polisi bersenjata terlihat di lokasi. Setelah terjadi baku tembak, polisi berhasil menembak mati pelaku.
Setelah insiden tersebut, polisi memasang garis polisi di tempat kejadian perkara.
Sumber: abcnews.go.com
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane