5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Al Quran Di Petasan (Foto: Instagram @info_ciledug)
Dream - Petasan berbahan kertas Alwuran membuat heboh warga Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang, Banten. Bahan kertas dari sobekan Alquran itu diketahui setelah petasan diledakkan pada acara pernikahan.
" Petasan hajatan diduga terbuat dari sobekan Alquran ditemukan warga Parung Serab Ciledug. Hal tersebut diketahui ketika salah seorang warga menggelar acara pernikahan pada Sabtu (11/9/2021) sore sekitar pukul 16.00 WIB," tulis akun Instagram @info_ciledug.
Saat bekas petasan itu hendak dibersihkan, warga dan keluarga penyelenggara pesta pernikahan mendapati sobekan kertas huruf Arab.
" Pihak keluarga dan warga yang berada di lokasi mengaku tidak mengetahui bahwa petasan itu, terbuat dari sobekan Alquran. Kini temuan tersebut telah dilaporkan warga ke aparat setempat untuk diselidiki lebih lanjut," tambah akun tersebut.
Lurah Parung Serab, Ahmad Tri Buana, membenarkan adanya penemuan kertas bertuliskan huruf Arab, pada paket petasan yang dinyalakan sebagai tanda acara akad nikah warganya.
" Benar, itu acara pernikahan anak dari warga saya, Pak Herman Geboy. Ada kertas-kertas bertuliskan tulisan Arab. Entah itu Juz Ama atau Alquran itu dari petasan yang dinyalakan saat pak Herman selesai menikahkan anaknya," jelas Ahmad Tri Buana.
Menurut dia, tuan rumah acara pernikahan tidak tahu menahu bahwa petasan yang dinyalakan terbuat dari bahan baku kertas bertuliskan huruf Arab.
Tri mengatakan, menyalakan petasan pada acara-acara tertentu merupakan tradisi bagi warga di kawasan Parung Serab. Kebiasaan itu untuk memberitahukan warga tentang adanya pesta pernikahan atau sunatan di kampung.
Pihak berwajib, kata Tri, telah mendatangi lokasi pembelian petasan di Kebon Manggis, Kelurahan Pondok Kacang Timur.
" Tadi katanya sudah didatangi petugas juga yang menjual. Dia juga hanya menjual, pembuatnya enggak tahu dari mana," jelas Tri.

Kabag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim, menegaskan bahwa polisi akan memeriksa kebenaran informasi itu.
" Nanti saya cek," terang Abdul Rachim, dikutip dari Merdeka.com, Senin 13 Agustus 2021.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?