Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram.com/ Ndorobeii
Dream - Sebuah video yang diduga sebagai perundungan antar siswi kembali beredar dan menjadi perbincangan warganet di media sosial. Video tersebut viral usai diunggah sejumlah akun di Instagram, salah satunya @ndorobeii.
Dalam video tersebut tampak seorang siswi SD tengah 'diinterogasi' oleh 3 siswi lainnya. Dari perdebatan keempatnya, diketahui bahwa mereka tengah bertengkar karena masalah sepatu.
Sebab-musabab ketegangan itu memang belum bisa dikonfirmasi, namun berdasar kabar di media sosial, pertikaian ini dipicu sepatu siswi yang 'diinterogasi' itu rusak karena ulah ketiga siswa lainnya itu.
Di tengah pertengkaran itu, salah satu dari tiga siswa yang diduga merusak sepatu menunjuk-nunjuk dan sesumbar bisa mengganti alas kaki yang dirusak.
" Aku juga bisa ganti," ucap seorang siswi yang berkerudung.
Tetapi anak yang dirundung itu tidak setuju jika sepatunya diganti dengan uang orang tua sang perusak.
" Ya udah ganti tapi jangan pakai uang bapak kamu, pakai uang kamu sendiri, jawab siswi yang sepatunya rusak.
Kemudian salah satu anak menanggapi dan mengatakan bahwa sepatu yang rusak itu juga dibeli dengan uang orang tua sang pemilik alas kaki.
" Uang kamu juga dari Mama Ayah kamu," kata salah satu dari ketiga siswa.
Anak yang dirundung pun langsung berteriak, 'Enggak!"
Pekikan pembelaan itu bukan membuat perundungan itu mereda. Ketiga siswi yang merundung itu justru tak percaya dan tertawa.
" Ya iya kamu dapat uang dari mana?"
Lantas, jawaban sang anak yang dirundung itu mengejutkan teman-temannya.
Sambil menangis, dengan bahasa Sunda, siswi yang dirundung itu mengatakan bahwa uang itu diperoleh dari hasil memulung sampah.
Murid yang dirundung itu mengatakan bahwa dirinya telah bersusah payah mengambili rongsokan untuk mendapatkan uang.
" Aku mah mulungin rongsokan, dijual langsung, aku mah capek-capek buat beli sepatu," teriak sang siswi korban perundungan itu.
Siswi korban perundungan itu mengatakan dirinya tak seberuntung teman-temannya. Dia mengaku ditinggalkan oleh orangtuanya tidak seperti teman-temannya.
" Aku mah ditinggalin sama orangtua aku, kamu mah enggak!"

Terakhir, saking emosinya, sang anak menendang sesuatu di bawah hingga membuat teman-temannya ketakutan.
Lihat videonya di bawah ini seperti yang dilansir dream dari akun Instagram @ndorobeii!
Kisah hidup siswi yang dirundung itu juga diungkap oleh akun Twitter @ahmadignore. Sang pemilik akun, Ahmad Suhendar, menulis bahwa penuturan siswi korban perundungan itu benar adanya.
Siswi itu, tulis Suhendar, berinisial N. Dia membenarkan bahwa N memang benar-benar ditinggal oleh orang tuanya. N tinggal bersama kakek serta neneknya yang sudah sakit-sakitan.
N yang tinggal di kawasan Bandung Barat itu, tambah Suhendar, memang pengumpul rongsokan untuk mendapatkan uang.
Setelah kisah perundungan ini viral, netizen menggalang donasi untuk membantu N.
Dream - Keinginan berubah menjadi lebih baik kerap disalahpahami sebagian orang. Itulah yang dirasakan Youtuber Dinda Shafay.
Melalui kanalnya Dinda Shafay, Youtuber dengan 313 ribu pelanggan itu bercerita mengenai tekanan yang dihadapinya saat mencoba mengenakan jilbab.
Dalam salah satu video yang diunggah pada 21 Juni 2018, Dinda bercerita mengenai 2,5 bulan usahanya mengenakan jilbab.
Dinda bercerita, dia mencoba mengenakan hijab usai pulang dari ibadah umroh di Tanah Suci. Sekembalinya ke Indonesia, dia mencoba mengenakan jilbab, yang masih menampilkan rambut.
" Aku mencoba memakai pakai hijab itu karena kayaknya enak gitu ya. Kelihatan lebih rapi, kelihatan lebih sopan," ujar Dinda, diakses Dream pada Sabtu, 23 Juni 2018.
Jilbab yang masih menampilkan bagian depan rambut itu kemudian dipermasalahkan oleh warganet.
Dinda bercerita sembari menangis, banyak warganet yang berkomentar, " Kalau pakai hijab ya jangan setengah-setengah. Kalau pakai ya pakai ya seluruhnya."
" Komentar orang-orang, selehai rambut kamu yang keluar itu kaya mendoakan kamu ke neraka. Ada orang-orang yang komentar semacam itu," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya