Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Andi Syifa Kamila (Foto: TikTok @mrssyifamilaa)
Dream - Beredar sebuah video yang diunggah oleh akun @mrssyifamilaa yang diketahui merupakan penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di sosial media TikTok. Video tersebut menjadi trending lantaran masuk for your page (FYP) TikTok dan ditonton hingga lebih dari 1 juta kali.
Dalam video tersebut, Andi Syifa Kamila tengah membuat video dubbing menirukan sound Zheyeng Squad dari The Real Tante_Mohi.
" Ciri-ciri cewek tidak matre. Satu tidak memperhatikan penampilan. Dua tidak suka shoping, tiga tidak suka boros, empat tidak suka pamer, lima tidak ada denyut nadinya. Mati dong," kata Syifa menirukan sound tersebut.
Video yang masuk FYP TikTok tersebut langsung membuat netizen kaget, lantaran pemilik akun tersebut telah meninggal dunia karena menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air pada Sabtu, 9 Januari 2021.
Selain itu, sejumlah netizen juga salfok dengan kata-kata terakhir yang diucapkan Syifa Kamila dalam video.
" Salfok sama konten dia yang dia buat sendiri, perhatiaan terakhir kata-katanya '5 tidak ada denyut nadinya, mati dong," kata netizen.
" Pas bilang ga ada denyut nadinya, sedih," kata netizen lainnya.
Berikut video TikTok Andi Syifa Kamila:
@mrssyifamilaa Canda bund ???? ##fyp
? original sound - ZHEYENK SQUAD - The Real Tante_Moji
Dream - Selebgram asal Pontianak Andi Syifa Kamila menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di peraiaran Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @vhynnyyysrdwmntr, terungkap percakapan antara Andi Syifa Kamila dengan sang Adik, Andi Talitha.
Dalam percakapan itu, Talitha sempat menawarkan masakan gulai baga atau rawon yang ingin dicicipi sang kakak ketika tiba di Pontianak. Dalam jawabannya, Syifa Kamila mengatakan ingin dibuatkan rawon oleh adiknya itu.
" Baga jak, rawon bise buatnye," balas Andi Syifa Kamila.
Membawa jawaban tersebut, Talitha langsung menyanggupi permintaan kakaknya yang disambut komentar tertawa oleh Syifa Kamila.
" Wkwkwk," balas Syifa.
Dalam chat yang terungkap, Andi Syifa Kamila juga mengabarkan bahwa dia kemungkinan akan tiba di Pontianak, Kalimantan Barat, pada hari Senin, 11 Januari 2021.
" Iya kak, nanti kalo kk udah pulang ke pontianak, adek buatin ya @syifamilaa," balas adiknya dalam Insta Storynya.
Namun rupanya keinginan tersebut belum terkabulkan, maut menjemput Andi Syifa Kamila yang tengah menumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Sabtu, 9 Januari 2021.
Berikut video percakapan Talitha dengan Andi Syifa Kamila sebelum kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Sabtu 9 Januari 2021.
@vhnnyyysrdwmntr #prayforsriwijaya #prayforsj182 #sj182 #sriwijayaair #9januari2021
? Doa Untuk Kamu - Aviwkila
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya