Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan Saat Menyalurkan Bantuan Operasional Dan Baju Batik Untuk Tokoh Agama Dan Masyarakat (Media Center Kota Bengkulu)
Dream - Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terus diprioritaskan untuk rakyat. APBD dipergunakan untuk pelaksanaan program yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
" Melalui APBD, Pemkot hadirkan program-program yang memberi manfaat untuk masyarakat seperti program 1.000 jalan mulus, gerakan peduli yatim (GPY), HD Oto dan program lainnya," ujar Helmi saat menyalurkan bantuan operasional dan seragam batik untuk tokoh agama dan masyarakat di Kelurahan Pondok Besi pada Senin kemarin.
Helmi mengatakan hal itu merupakan komitmen yang sesuai dengan visi misi Wali Kota Helmi dan Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi dalam memimpin Kota Bengkulu. Dia menegaskan prioritas APBD untuk rakyat merupakan tekad Pemkot Bengkulu untuk benar-benar melayani masyarakat.
Selain itu, Helmi juga berpesan kepada tokoh agama dan masyarakat untuk memakmurkan rumah ibadah. Tidak hanya untuk Muslim namun semua umat beragama.
" Untuk yang agama Islam, mari kita makmurkan masjid, terus inid dengan kegiatan-kegiatan positif dan amalan-amalan ajaran Nabi," kata Helmi.
Lebih lanjut, Helmi mengatakan Pemkot telah menjalankan program pembagian nasi kotak gratis untuk jemaah masjid. Program ini merupakan bagian dari seluruh upaya Pemkot untuk memakmurkan rumah ibadah.
" Jumat kemarin kita melalui Dinas Kelautan dan Perikanan memberikan 1.000 kotak nasi pecel lele untuk para jemaah," ucap Helmi.
Biasanya. kata dia, program ini dijalankan dengan makan bersama menggunakan nampan. Tetapi karena Covid, makanan disalurkan dengan cara dikemas dalam kotak nasi.
" Nah, hal seperti inilah yang dapat dilakukan tokoh masyarakat dan agama untuk mengajak masyarakat kembali memakmurkan masjid dengan menghidupkan kegiatan-kegiatan positif," terang Helmi.
Sumber: Media Center Kota Bengkulu
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya