Cekcok Karena Anjing, Wanita Hamil Diseret Keluar Pesawat

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 9 Oktober 2017 19:02
Cekcok Karena Anjing, Wanita Hamil Diseret Keluar Pesawat
Hanya karena wanita ini alergi terhadap anjing, dia dikeluarkan secara paksa.

Dream - Seorang wanita hamil, Anila Daultzai, mengklaim menjadi korban tindakan rasis saat hendak terbang menggunakan pesawat maskapai Southwest Airlines. Dia diseret keluar dari pesawat itu hanya karena alergi pada anjing.

Anila yang merupakan profesor pada Maryland Institute College of Art, tertangkap kamera sedang diseret oleh polisi saat akan terbang menuju Los Angeles dari bandara Baltimore, Washington pekan lalu.

Pejabat maskapai menyatakan dia dikeluarkan dari pesawat setelah mengeluh dengan kehadiran dua ekor anjing di dalam kabin pesawat. Anila ternyata mengidap alergi terhadap anjing.

Tetapi, keterangan pejabat maskapai disanggah oleh kuasa hukum Anila. Pihak Anila menyatakan wanita itu dipermalukan di hadapan publik hanya karena jenis kelamin, warna kulit, dan diduga seorang Muslim.

Tim kuasa hukum menyatakan Anila telah memberi tahu kru pesawat bahwa dia alergi pada anjing. Tetapi, Anila tidak pernah mengaku merasa nyawanya terancam, bahkan dia bersedia duduk agak jauh dari anjing-anjing tersebut.

Wanita 46 tahun itu lantas duduk di kursinya dan melakukan beberapa pekerjaan. Beberapa saat kemudian, petugas maskapai datang untuk menanyainya, lalu memintanya keluar pesawat.

Tetapi, Anila menolak permintaan itu. Petugas maskapai lalu menghubungi Kepolisian Otoritas Bandara Maryland (MDTA).

" Polisi menariknya dari kursinya, menyeretnya melewati lorong dengan celana sobek, dan mempermalukannya," ujar kuasa hukum Anila.

Sementara laman washingtonpost.com, mengutip Good Morning America, Daulatzai mengatakan dia berangkat bersama ayahnya yang sudah lanjut usia dan akan melakukan operasi. Saat tiba dalam kabin, " Hal pertama yang saya tanyakan kepada pramugari adalah, berapa banyak anjing yang ikut dalam penerbangan ini?"

Namun, lanjut dia, dirinya mengaku tak pernah mengatakan jika alergi itu bisa membahayakan kondisinya.

Daulatzai menambahkan dirinya saat ini sedang hamil dua bulan.

(Sah/Sumber: independent/Washingtonpost)

Beri Komentar