Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Waspada Gelombang Kedua Covid-19, Jokowi: `Jangan Sampai Kita Teledor`

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 3 November 2020 13:00
Waspada Gelombang Kedua Covid-19, Jokowi: `Jangan Sampai Kita Teledor`
Jokowi berharap kasus positif Corona di Indonesia bisa terus ditekan.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti munculnya gelombang kedua penularan virus Corona seperti yang sudah melanda sejumlah negara di Eropa. Jokowi meminta semua pihak untuk tak teledor dan tetap tetap waspada.

" Saya ingin menekankan sekali lagi, hati-hati karena di Eropa sudah muncul gelombang kedua yang naiknya sangat drastis sekali. Jadi jangan sampai kita teledor, jangan kita kehilangan kewaspadaan sehingga kejadian itu terjadi di negara kita," kata Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna dari Istana Negara Jakarta, Senin 2 November 2020.

Jokowi mengatakan kasus Corona di sejumlah negara di Eropa mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Jokowi meminta fenomena gelombang kedua Corona di Eropa menjadi perhatian semua pihak.

" Saya lihat beberapa negara. Prancis melompatnya dari berapa ke berapa, Italia juga melompatnya, Inggris, Jerman, Spanyol, ada kenaikan yang sangat drastis, ini agar menjadi perhatian kita semuanya dan kehati-hatian kita semuanya," kata Jokowi.

1 dari 2 halaman

Minta Kasus Corona Terus Ditekan

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan mengenai rata-rata kasus Corona di Indonesia yang berada di bawah rata-rata dunia.

Jokowi berharap kasus positif Corona di Indonesia bisa terus ditekan.

" Kita memiliki kasus aktif sebesar 13,78 persen, rata-rata dunia kasus aktif dunia 25,22 persen. Ini yang terus harus tekan, sehingga angka 13,78 persen ini bisa kita perkecil lagi. Kemudian juga tingkat kesembuhan yang semakin baik kita sekarang di angka 82,84 persen, rata-rata dunia 72 persen, jadi angka kesembuhan kita lebih ini juga agar diperbaiki lagi," ujar dia.

Kasus aktif adalah kasus konfirmasi positif Covid-19 dikurangi jumlah pasien yang sembuh dan meninggal.

 

2 dari 2 halaman

Keseimbangan Ekonomi dan Keselamatan Masyarakat

Selain perkembangan positif, Jokowi juga turut menyoroti rata-rata angka kematian di Indonesia yang masih di atas rata-rata dunia.

Dia menegaskan hal itu harus menjadi perhatian semua.

" Yang masih kita di atas rata-rata dunia adalah angka kematian atau kasus meninggal di Indonesia, itu kita masih di angka 3,38 persen, rata-rata dunia 2,5 persen ini yang patut menjadi perhatian kita semuanya," ujar dia.

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan jajaran menterinya untuk selalu menjaga keseimbangan saat mengatasi dampak kesehatan dan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

" Kita harus tetap fokus untuk mengatur menjaga keseimbangan, titik keseimbangan antara penangan kesehatan dan pemulihan ekonomi, ini yang saya kira sudah berpuluh-puluh kali saya sampaikan tetapi perlu sekali lagi ini saya tekankan," tutur Jokowi.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

 

 

Beri Komentar