Wiski `Halal` Jadi Kontroversi

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 5 November 2014 10:41
Wiski `Halal` Jadi Kontroversi
Bakal tersedia di rak-rak supermarket, Desember ini.

Dream - Versi halal dari minuman beralkohol ikonik, wiski, yang dibuat sebuah perusahaan AS diharapkan sudah tersedia di rak-rak supermarket di Inggris Desember ini, Independent melaporkan.

Wiski bebas alkohol, yang diproduksi ArKay di Florida, akan dijual kurang dari US$ 16 per botol. Namun penjualan wiski non-alkohol ini masih diragukan Scotch Whisky Association yang mengatakan dalam artikel Daily Mail pada 2011, sebagai upaya untuk memanfaatkan reputasi minuman ini.

Namun ArKay menerima kritik tersebut dengan mengklaim bahwa asosiasi itu berusaha menghentikan penjualan tapi gagal.

" Kesalahan yang mereka buat adalah ArKay minuman ringan dan asosiasi wiski tidak punya kepentingan dengan minuman ringan. Mereka hanya mengurusi produsen minuman keras," kata Sylvie Grattagliano, presiden ArKay, mengatakan kepada Al Arabiya News.

Perusahaan ini telah menghasilkan setidaknya 13 turunan minuman non-alkohol terkenal seperti limoncello, tequila, rum dan gin.

Namun, wiski telah memperoleh perhatian khusus karena status minuman ikonik tersebut di Inggris.

" Kami tidak bermaksud untuk membuat wiski atau scotch betulan," kata Grattagliano dalam sebuah pernyataan di e-mail.

" Filosofi ArKay adalah untuk membantu jutaan orang yang memiliki masalah dengan minuman keras," jelasnya.

Talha J. Ahmad, anggota Dewan Muslim Inggris, mengatakan orang-orang mungkin akan menyambut produk tersebut, khususnya mualaf yang ingin mempertahankan kebiasaan minum tanpa harus minum minuman beralkohol.

Namun, ia menyatakan bahwa hal itu tidak ada bedanya dengan minum minuman beralkohol. " Mereka awalnya tidak bermaksud minum wiski tapi tiba-tiba ingin minum wiski, tidak peduli yang beralkohol atau tidak."

Tidak hanya dipasarkan sebagai minuman alternatif halal, tetapi ArKay juga menjangkau mereka yang tidak dapat atau tidak mau minum untuk alasan apapun.

Grattagliano menjelaskan bahwa wiski non-alkohol yang rasanya seperti wiski asli akan mengurangi risiko kecelakaan.

ArKay mengharapkan penjualan wiski non-alkoholnya bisa mencapai US$ 100 juta di AS pada akhir tahun ini dan US$ 1 miliar pada 2017.

" Arkay tidak berperang melawan pabrik minuman keras," katanya, menambahkan bahwa produk perusahaannya juga menjadi 'solusi yang baik bagi para pembuat minuman keras'. (Ism)

Beri Komentar