Artis Cantik Malaysia Masuk Islam

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 31 Desember 2015 15:03
Artis Cantik Malaysia Masuk Islam
"Saya berharap keislaman saya ini tidak perlu dijadikan sensasi karena itu urusan sangat pribadi bagi saya," kata mantan finalis Akademi Fantasia (AF).

Dream - Teka-teki tentang status agama aktor dan penyanyi Marsha Milan Londoh saat akan menikah akhirnya terjawab sudah.

Mantan finalis Akademi Fantasia (AF) menegaskan dia telah memeluk agama Islam dan bakal menikah dengan pacarnya.

Namun, gadis cantik kelahiran 6 Disember 1985 ini memilih untuk merahasiakan lokasi dan tanggal dia memeluk Islam.

" Saya sudah memeluk Islam. Semuanya berjalan seperti direncanakan. Saya berharap keislaman saya ini tidak perlu dijadikan sensasi karena itu urusan sangat pribadi bagi saya," kata Marsha yang lahir di Michigan, Amerika Serikat.

Kepada Berita Harian Online, Marsha mengatakan agar proses mualafnya tidak dibesar-besarkan karena semuanya sudah selesai demi menghormati keluarga kedua belah pihak.

Menurut laporan, proses pernikahan Marsha akan diadakan secara tertutup di Pulau Pinang.

Marsha dan calon suami dilaporkan sudah berkenalan 10 tahun lalu sebelum mengambil keputusan mengikat tali pertunangan di kampung halaman Marsha di Sabah pada 14 Desember lalu.

Pria pilihannya, Mohamed Shaiful Nizam, merupakan seorang pengusaha dan dikabarkan anak seorang pejabat penting.

Berita tentang pernikahan Marsha terbongkar ketika gambar kartu undangan resepsi yang tertera namanya bersama Mohamed Shaiful Nizam tersebar di Forum Cari.

Melalui kartu tersebut, resepsi pernikahan Marsha tercatat pada tanggal 8 Januari di Hotel Majestic, Kuala Lumpur.

1 dari 3 halaman

Parade Tauhid Indonesia Antarkan Pria Ini Peluk Islam

Dream - Umat Islam memiliki cara tersendiri merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia. Pada Minggu, 16 Agustus 2015, sebagian umat Islam berkumpul Istora Bung Karno menggelar Parade Tauhid Indonesia.

Semaraknya gelaran tersebut menarik perhatian pria dengan sapaan Bowie. Dia kemudian memutuskan untuk memeluk Islam.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Yayasan Mualaf Center Indonesia (MCI) Steven Indra Wibowo. Steven menjadi pembimbing Bowie mengucapkan kalimat Syahadat.

Steven menceritakan awal ketika bertemu Bowie. Menurut dia, saat itu Bowie sedang berolahraga dan melihat dirinya sedang berlatih mengendalikan drone untuk dokumentasi parade tauhid tersebut.

" Cuma mengajak diskusi. Dia tanya-tanya tentang Islam," ujar Steven kepada Dream, Kamis, 20 Agustus 2015.

Steven mengatakan diskusi tersebut berlangsung sekitar satu jam. Menurut dia, Bowie sempat mengatakan Yesus adalah juru selamat dan bertanya kenapa tidak orang Islam saja yang masuk Kristen.

Steven sempat memberikan bantahan dengan menerangkan konsep Yesus sebagai juru selamat itu tidak ada dalam Alkitab. Menurut dia, konsep tersebut hanya ada dalam Alquran.

" Sehingga saya katakan ke dia, 'Kalau kamu meyakini konsep dalam Alquran, maka kamu harus masuk Islam'," kata Steven.

Selanjutnya, Steven menerangkan mereka saling membandingkan rujukan. Kebetulan, Bowie memiliki aplikasi alkitab yang terpasang pada telepon pintarnya.

" Dia mulai ragu dan mulai ok. Saya kasih tahu juga beberapa hal dan saya kenalkan beberapa ajaran Islam dalam Alquran," ungkap dia.

Diskusi tersebut kemudian selesai dengan keputusan Bowie mengucapkan kalimat syahadat. Kini, Bowie telah memeluk Islam.

" Dia mengikuti kelas kita (MCI) di Tomang. Dia aktif belajar Islam," ungkap Steven.

2 dari 3 halaman

Ucapkan Syahadat, Eks Bintang Real Madrid Peluk Islam

Dream - Striker Emmanuel Adebayor telah melalui beberapa bulan yang sulit di Tottenham Hotspur. Belum lama ini, pemain kelahiran Togo tersebut bahkan telah mengungkapkan beberapa cerita gila tentang keluarganya di halaman Facebook.

Tottenham bahkan sampai memberikan Adebayor waktu untuk istirahat pada bulan Mei silam. Sebab, klub mulai merasa khawatir dengan kesehatan mentalnya.

Dengan masa depannya di Tottenham yang kini semakin tidak jelas, mantan striker Arsenal dan Manchester City ini memutuskan untuk masuk Islam demi mendapatkan ketenangan dalam hidup.

Proses mualaf mantan bintang Real Madrid dan Arsenal itu bahkan direkam dalam video amatir. Dengan masuk Islam, Adebayor sepertinya berusaha untuk melupakan sejarah dan permasalahan keluarga.

(Sumber: 101greatgoals.com)

3 dari 3 halaman

Takjub Suara Azan, Wanita Kanada Mantap Peluk Islam

Dream - Sandra Nowey tertarik pada Islam setelah mendengar Cat Stevens menjadi Muslim dan berganti nama menjadi Yusuf Islam.

Ketertarikan Nowey terhadap Islam semakin mendalam saat mendengar suara azan di India.

Kisah Nowey dimulai ketika pada akhir Perang Dunia II, saat Eropa berada dalam kehancuran. Pada tahun 1957 orangtua Nowey memutuskan pindah dari Mannheim, Jerman ke Kanada.

Mereka bersembunyi pada masa perang. Kakeknya ditangkap tentara Nazi dan dimasukkan ke kamp tahanan.

Kedua orangtua Nowey merasa kecewa dan benar-benar ingin memulai hidup baru di sebuah negara yang tidak mereka kenal sebelumnya. Mereka berusaha keras menjadi orang Kanada serta menukar nama untuk menyembunyikan identitas mereka.

Tidak seperti kedua orangtuanya, Nowey bangga memeluk keyakinan awalnya. Kendati demikian, Nowey merasa tidak nyaman dengan keyakinannya itu.

Minat Nowey terhadap Islam bersemi saat mendengar kabar penyanyi terkenal asal Inggris Cat Stevens memeluk Islam pada tahun 70-an. Saat itu Nowey masih berusia 13 tahun.

Sebagai seorang remaja sikap Nowey amat menantang. Nowey juga tidak merasa senang selalu tinggal di rumah. Pada usia 17 tahun, dia meninggalkan rumah.

Nowey pun hidup dalam ketidakpastian hingga hampir meninggal dunia saat mengalami kecelakaan pada 2001.

Tetapi titik perubahan terbesar dalam kehidupan Nowey terjadi ketika ibunya meninggal dunia karena kanker pada 2005. Peristiwa inilah yang menjadi penggerak Nowey melangkah menuju Islam.

Dua minggu setelah ibunya meninggal, Nowey pergi ke India yang saat itu sedang merayakan bulan Ramadan. Di malam pertamanya di India, Nowey mendengar azan yang dikumandangkan pada jam lima pagi.

Ketika berdiri di dekat jendela dan mendengar suara azan, Nowey benar-benar terpesona. Dia merasa sungguh bahagia, damai dan tenang. Itu adalah momen yang membuat Nowey mengambil lompatan besar dalam hidupnya, yaitu lompatan keyakinan.

Nowey pun pergi ke masjid tempat azan tersebut dikumandangkan. Dia menemui imam di sana untuk membimbing dirinya mengucapkan dua kalimat syahadat.

Setelah menjadi Muslimah pada 2012, Nowey mengganti namanya menjadi Selma atau Salamah. Selma diambil dari kata Ummu Salamah yang merupakan salah seorang istri Rasulullah. Salamah memiliki arti seorang pemelihara karena dia menjaga semua orang.

" Nama itu paling dekat dengan arti nama saya sendiri karena asal kata Sandra juga membawa arti pembantu kemanusiaan," kata Nowey mengakhiri kisahnya.

(Ism, Sumber: onislam.net)

Beri Komentar