Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Setiap Muslim sangat ditekankan untuk menjauhi perbuatan maksiat. Meski begitu, ada sebagian yang mungkin terjerumus ke dalam kemaksiatan.
Mereka sangat ingin bertobat. Berusaha sekuat mungkin untuk tidak lagi terjebak dalam kubangan dosa.
Namun, adakah tanda-tanda pertobatan itu diterima?
Dikutip dari laman rumah fiqih, Ustaz Ahmad Sarwat Lc, menjelaskan Allah SWT memiliki satu sifat yaitu Maha Penerima tobat. Sangat mudah bagi Allah SWT untuk menerima tobat hamba-hamba-Nya, seperti tertuang dalam Surat Al Baqarah ayat 37.
Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Penerima tobat dan Maha Kasih.
Juga dalam ayat 222 surat yang sama.
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertobat.
Bahkan dalam hadis riwayat Bukhari Muslim, Rasulullah Muhammad SAW menerangkan Allah sangat bahagia jika ada hamba-Nya yang bertobat.
Sungguh Allah sangat berbahagia atas permohonan tobat hamba-Nya, lebih berbahagia dari bahagianya salah seorang kamu yang kehilangan untanya lalu menemukannya kembali.
Untuk mengetahui apakah tobat seorang muslim diterima atau tidak Allah SWT, memang tidak ada ciri visualnya yang bisa kita lihat sebagai paremeter. Sebab apakah seorang betul-betul bertaubat atau hanya berpura-pura saja, semua itu tidak bisa kita bedakan.
Belum tentu orang yang kelihatannya bertaubat itu bisa dipastikan bahwa dia telah melakukan tobat secara sesungguhnya.
Kita hanya bisa melihatnya dari luar, meski tidak bisa dijadikan acuan pertobatan diterima.
Ciri pertama, sudah tidak lagi melakukan dosa. Jika seorang mengaku sudah bertobat, namun kita masih melihat yang bersangkutan melakukan dosa, tentu kita menyangsikan pertobatan orang tersebut. Ini karena salah satu syarat tobat adalah berhenti dari perbuatan dosa.
Ciri kedua, menyesal dan trauma melakukan dosa. Ini ciri logis untuk mengukur seseorang bertobat atau tidak. Mengingat dosa yang telah diperbuat dengan terus membuka, menandakan pertobatan yang bersangkutan dipertanyakan.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire

Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin
