Dream - Tampang bisa jadi urutan pertama. Itulah yang terjadi di sebagian kalangan kaum muda masa kini saat memilih pasangan. Terjadi para pria maupun wanita.
Para pria berwajah biasa saja terkadang harus mengelus dada. Ingin menikah dengan gadis idaman, ditolak hanya karena tampang.
Padahal, pria tersebut, bisa jadi, memiliki latar belakang agama yang bagus. Pengetahuannya di bidang agama cukup tinggi dan pantas menjadi imam terbaik.
Lantas, bolehkah seorang wanita menolak pinangan pria yang berwajah kurang tampan namun memiliki agamanya baik?
Sebagian orang berpendapat ciri wanita sholihah adalah tidak memilih pasangan dengan wajah rupawan. Tetapi, lebih menekankan pada pengetahuan dan perilaku pasangannya dari segi agama.
Meski begitu, tidaklah salah jika seorang wanita atau walinya menetapkan tampang sebagai syarat. Terkait hal ini, Khalifah Umar bin Khattab RA pernah berkata,
" Janganlah kalian nikahkan anak gadis kalian dengan laki-laki yang bertampang jelek karena wanita itu menyukai laki-laki yang ganteng sebagaimana laki-laki itu menyukai perempuan yang cantik."
Boleh saja seorang wanita sholihah memilih pria tampan sebagai pendamping hidupnya. Tetapi, patut diperhatikan memilih pria tampan dibolehkan, namun tidak diwajibkan.
Advertisement
AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi Untuk Perempuan Indonesia

Sehari dalam Kehidupan Purbaya

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar


Kisah Elisabeth dan 5 Anaknya Tinggal di Huntara Usai Gempa NTT, Menanti Rumah Baru