Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Reporter : Abidah
Rabu, 16 September 2026 08:00
Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet
Secara sederhana, incel bukan sekadar "jomblo". Istilah tersebut merujuk pada involuntary celibate, namun kini berkembang menjadi sebutan untuk kepribadian pria yang getir dengan hubungan asmara.

DREAM.CO.ID - Istilah incel mungkin pernah muncul di media sosial, kolom komentar, atau video yang membahas hubungan antara laki-laki dan perempuan. Bagi sebagian orang, kata ini terdengar seperti istilah lain untuk menyebut laki-laki yang belum memiliki pasangan. Padahal, maknanya sekarang jauh lebih kompleks.

Incel merupakan singkatan dari involuntary celibate, yang secara harfiah berarti " selibat secara tidak sukarela" . Istilah ini digunakan untuk menggambarkan orang yang merasa tidak mampu mendapatkan hubungan romantis atau seksual meskipun menginginkannya. Namun, dalam perkembangannya di internet, istilah tersebut menjadi identitas sebuah subkultur yang banyak diikuti laki-laki dan memiliki gagasan tertentu mengenai hubungan, perempuan, dan kehidupan sosial.

Istilah tersebut pertama kali muncul pada 1993. Seorang perempuan Kanada menggunakan kata involuntary celibate untuk menggambarkan pengalaman pribadinya dalam kesulitan menjalin hubungan sekaligus membuat ruang bagi orang lain yang mengalami hal serupa. Pada awalnya, istilah ini memiliki makna yang jauh lebih netral dan tidak secara khusus berkaitan dengan misogini atau kekerasan.

Seiring waktu, sebagian komunitas incel di internet berkembang ke arah yang berbeda. Kesulitan mendapatkan pasangan mulai dipandang bukan sebagai persoalan pribadi yang bisa memiliki banyak penyebab, tetapi sebagai akibat dari sistem sosial yang dianggap tidak adil. Dari sinilah muncul ideologi yang menyalahkan perempuan dan laki-laki lain yang dianggap lebih berhasil dalam hubungan.

1 dari 3 halaman

Mengapa Perempuan Ikut Disalahkan?

Dalam sebagian komunitas incel, terdapat keyakinan bahwa perempuan hanya tertarik kepada laki-laki dengan penampilan fisik, status, atau kekayaan tertentu. Mereka juga menganggap perempuan memiliki terlalu banyak pilihan dalam menentukan pasangan, sementara laki-laki tertentu dianggap tidak memiliki kesempatan yang sama.

Pandangan semacam ini kemudian berkembang menjadi misogini, yaitu sikap atau pandangan yang merendahkan, membenci, atau memusuhi perempuan. Anti-Defamation League (ADL) menjelaskan bahwa komunitas incel merupakan bagian dari ekosistem daring yang lebih luas yang sering disebut manosphere. Di dalam sebagian komunitas tersebut, rasa frustrasi terhadap kegagalan dalam hubungan dapat berubah menjadi keyakinan bahwa perempuan dan masyarakat merupakan penyebab masalah mereka.

Karena itu, tidak tepat menyebut setiap orang yang kesulitan mendapatkan pasangan sebagai incel. Seseorang bisa saja masih lajang, merasa kesepian, atau kecewa karena pengalaman romantis tanpa memiliki ideologi incel. Yang membedakan adalah ketika pengalaman tersebut berkembang menjadi identitas dan seperangkat keyakinan tertentu, terutama keyakinan yang menyalahkan perempuan atau kelompok lain.

 

2 dari 3 halaman

Ada Bahasa Khusus di Komunitas Incel

Komunitas internet biasanya menciptakan istilahnya sendiri. Begitu pula komunitas incel. Salah satu istilah yang cukup sering muncul adalah " blackpill" . Istilah ini menggambarkan pandangan yang sangat pesimistis bahwa seseorang sudah ditentukan oleh penampilan, status, atau karakteristik tertentu sehingga hampir tidak mungkin memperbaiki kehidupan romantisnya.

Ada pula istilah seperti Chad untuk menggambarkan laki-laki yang dianggap sangat menarik dan mudah mendapatkan pasangan, serta Stacy untuk menggambarkan perempuan yang dianggap sangat menarik dan hanya tertarik kepada laki-laki seperti Chad. Istilah-istilah tersebut membentuk cara pandang yang sangat sederhana terhadap hubungan manusia, seolah-olah kehidupan romantis hanya ditentukan oleh penampilan dan status.

Masalahnya bukan sekadar penggunaan bahasa di internet. Sebagian kecil dari komunitas incel telah dikaitkan dengan tindakan kekerasan nyata.

Beberapa pelaku serangan mematikan diketahui pernah mengidentifikasi diri dengan komunitas atau ideologi incel. Salah satu kasus yang paling dikenal adalah serangan Elliot Rodger di California pada 2014. Rodger membunuh enam orang sebelum bunuh diri dan sebelumnya meninggalkan materi yang berisi kemarahan terhadap perempuan karena pengalaman penolakan romantis. Kasus tersebut kemudian menjadi salah satu rujukan penting dalam pembahasan mengenai kekerasan yang berkaitan dengan subkultur incel.

Namun, fakta tersebut juga perlu dipahami secara proporsional. Tidak semua orang yang menggunakan label incel melakukan kekerasan, dan tidak semua orang yang kesepian atau gagal menjalin hubungan merupakan bagian dari ideologi incel. Menggabungkan semuanya justru dapat membuat persoalan menjadi lebih sulit dipahami.

Yang perlu diperhatikan adalah ketika rasa kesepian dan penolakan berubah menjadi kebencian terhadap kelompok tertentu, terutama ketika komunitas daring memperkuat keyakinan tersebut.

3 dari 3 halaman

Jadi, Incel Itu Apa?

Secara sederhana, incel bukan sekadar " jomblo" . Istilah tersebut merujuk pada involuntary celibate, tetapi dalam penggunaan modern istilah ini sering berkaitan dengan subkultur internet yang membangun identitas dari pengalaman sulit mendapatkan hubungan romantis atau seksual.

Fenomena ini menarik karena menunjukkan bagaimana pengalaman pribadi dapat berubah menjadi identitas kelompok ketika dibawa ke ruang internet. Seseorang yang awalnya hanya merasa kesepian dapat menemukan orang lain dengan pengalaman serupa. Komunitas tersebut bisa memberikan rasa memiliki, tetapi dalam lingkungan tertentu juga dapat memperkuat kemarahan, prasangka, dan pandangan yang menyalahkan kelompok lain.

Karena itu, ketika istilah incel muncul dalam percakapan di media sosial, penting untuk melihat konteksnya. Kesepian adalah pengalaman manusia yang sangat umum. Incel adalah istilah yang telah berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih spesifik daripada sekadar tidak memiliki pasangan.

Beri Komentar