JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Wang Shuwei (Chinanews.com)
Dream - Seorang wanita dari Provinsi Henan, Tiongkok bekerja sebagai tukang bersih-bersih di siang hari dan tukang sensor gambar porno di malam harinya.
Selama 10 tahun terakhir, Wang Shuwei, 40 tahun, bekerja sebagai tukang bersih-bersih di Guangzhou. Baru-baru ini dia mengambil pekerjaan paruh waktu yang berkaitan dengan 'bersih-bersih'.
Setelah menyelesaikan pekerjaan di siang hari itu, Wang menuju ke kantor sebuah perusahaan internet.
Di sini dia bertugas menyaring ribuan gambar yang mengandung pornografi di situs jejaring sosial.
Sekitar tiga minggu yang lalu, ia mendengar ada perusahaan internet yang mencari tukang sensor pornografi dengan gaji sekitar 50 yuan (Rp 100 ribu) per jam.
" Sebelum mendapatkan pekerjaan ini, saya tidak tahu masalah pornografi internet," kata Wang dilansir NetEase, Kamis 5 Februari 2015.
Namun setelah menjalani pekerjaan itu, dia baru tahu bahwa dia harus menyensor gambar porno yang kadang melibatkan anak-anak
" Itu membuat saya sangat marah," tambahnya. " Kemudian saya menyadari betapa pentingnya sensor terhadap pornografi" .
Wang Shuwei dan suaminya tinggal di sebuah apartemen dengan luas 20 meter persegi. Apartemen itu mereka sewa sejak tiba di Guangzhou sembilan tahun yang lalu.
Mereka memiliki dua anak laki-laki yang keduanya hidup dengan kakek-nenek mereka di kampung halaman mereka di Henan.
Pendapatan pasangan ini sekarang sekitar 7.000 yuan (Rp 14 juta) setiap bulan. Mereka harus menghabiskan 10.000 yuan (Rp 20 juta) untuk biaya sekolah anak-anak mereka dan 4.000 yuan (Rp 8 juta) buat biaya hidup orangtua mereka.
" Saya masih merasa agak canggung menyensor konten porno, terutama ketika ada seorang rekan berjalan di belakang," kata dia.
(Ism, Sumber: shanghaiist.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
