Rudy, Pemuda Visioner Pencipta `Burung Besi`

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 13 Oktober 2015 11:14
Rudy, Pemuda Visioner Pencipta `Burung Besi`
Pengalaman masa muda Habibie mengantarkannya menaklukkan Jerman. Sang pengampu pengalaman ingin membaginya kepada generasi muda Indonesia.

Dream - Tidak bisa disangkal, hampir sebagian besar rakyat Indonesia pasti mengenal sosok Bacharuddin Jusuf Habibie. Sosok ini begitu inspiratif dan berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan rancangan pesawat buah karyanya yang mendunia.

Semua tidak berawal dari proses yang mudah. Habibie sedari kecil mengalami pelbagai pengalaman berat, yang menghantarkannya `menaklukkan` Jerman dengan jalur ilmu pengetahuan.

Sang pengampu pengalaman ingin agar anak muda Indonesia semakin bersemangat dalam menjalani kehidupan sekaligus berprestasi mengharumkan nama bangsa.

Atas dasar itu, terbitlah kembali pengalaman masa kecil dan muda Habibie lewat sebuah buku setebal 237 halaman karangan Gina S Noer berjudul 'Rudy, Kisah Masa Muda Sang Visioner'.

Lewat buku ini Gina dan pria yang akrab disapa Eyang ini, ingin mengajak seluruh kalangan untuk mampu memecahkan permasalahan bangsa. Mereka berharap, kisah-kisah inspiratif dari masa kecil dan remaja Habibie dapat ditiru para generasi sekarang ini.

" Jangan hanya menunggu, tapi mampu menjadi problem solver untuk permasalahan bangsa. Mampu berpikir seperti eyang, yang pada zaman Indonesia baru merdeka sudah menawarkan solusi," ungkap Gina saat peluncuran buku itu di Perpustakan BJ Habibie, Senin, 12 Oktober 2015.

Eyang yang merupakan sosok perfeksionis dan menuntut detail dalam setiap cerita hidupnya, menjadi tantangan tersendiri untuk Gina. Bahkan ia menilai meskipun telah berusia 79 tahun kecerdasan Habibie masih sangat terlihat. Sehingga proses penulisan buku ini memakan waktu hingga setahun lamanya.

Sependapat dengan Gina, eyang juga menuturkan keprihatinananya melihat generasi muda yang disuguhi dengan kemudahan informasi melalui internet. Ia berharap, anak-anak muda yang sudah dianggap sebagai cucu ideologisnya itu mampu berdiri di garda terdepan dalam membela tanah air.

" Kalau masa kecil dulu, saya habiskan dengan membaca buku berbahasa Belanda. Kalau anak sekarang sibuk main Ipad," tutur Habibie.

Hal inilah yang membuatnya tergerak untuk membagikan kisah hidup kembali. Rudy, begitulah kala kecil ia biasa dipanggil merupakan anak yang memiliki kecerdasan luar biasa sedari bayi.

" Saya ini dari lahir hanya bisa memejamkan mata selama empat jam saja, selebihnya panca indra saya terus bekerja, ungkap saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Bahkan dalam buku ini pun diceritakan, saat usianya menginjak usia 21 tahun. Rudy atau Habibie pernah mengalami sakit parah yang hampir merenggut nyawanya. Di tengah-tengah perjuangan mempertahankan hidupnya itu hanya satu keinginan, yaitu ingin mengabdi kepada ibu pertiwi Indonesia.

Melalui buku ini, dikisahkan pula cita-cita membuat pesawat terbang tumbuh dari rasa trauma selama perang dunia kedua. " Saya dulu lihat pesawat selalu takut, dalam benak saya kalau pesawat lewat pasti akan menjatuhkan bom," imbuhnya.

Tapi ternyata hal itulah yang menjadi inspirasi dalam menciptakan besi terbang di IPTN, Bandung.

" Buku ini mengajak orang lain percaya terhadap potensi anak muda. Selain percaya juga harus bisa memfasilitasi anak-anak muda agar mampu menjadi seperti eyang Habibie," lanjut Gina menambahkan. (Ism) 

 

1 dari 5 halaman

Kisah Tanah Kosong di Samping Makam Ainun

Kisah Tanah Kosong di Samping Makam Ainun

Dream - Makam itu terlihat bersih. Tiga vas berdiri tegak di atasnya. Dua berisi bunga segar dan satu dibiarkan kosong. Batu nisan setinggi paha tertanam di bagian utara makam. Terukir sebuah nama dari sosok yang ada di dalam puasara, Hasri Ainun Habibie.

Ainun, istri dari Presiden ketiga Indonesia, Baharudin Jusuf Habibie, terbaring selamanya di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Cinta BJ Habibie pada sang istri begitu mendalam, terwujud dalam bunga yang selalu tampak segar sehingga menimbulkan wangi yang semerbak.

Ainun mendapat tempat terhormat bukan hanya di hati BJ Habibie, melainkan seluruh rakyat Indonesia. Penghormatan itu diwujudkan dengan memakamkan Ibu Negara ini bersama para pahlawan dan tokoh yang berjasa bagi Indonesia di Taman Makam Pahlawan.

Makam ini terletak di beberapa pusara tokoh besar nasional. Makam Jenderal Besar Abdul Haris Nasution berada di sisi utara Ainun. Sisi barat, ada makam diplomat ulung mantan Menteri Luar Negeri era orde baru, Ali Alatas.

Di sisi selatan hamparan tanah lapang terlihat begitu menghijau. Serta di sisi timur makam Ainun, jenazah begawan ekonomi Widjojo Nitisastro ditempatkan di sana.

Tetapi, ada lahan kosong di antara makam Ainun dan Widjojo. Lahan makam itu telah dipesan khusus. Muncul pertanyaan siapakah sosok yang nantinya akan menempati lahan tersebut.

" Pak Habibie ingin dekat dengan makan istrinya," tutur Lani, pengurus lahan TMP Kalibata ketika berbincang dengan Dream.co.id di lokasi, Kamis, 4 Juni 2015.

Lani merupakan salah satu PNS yang bertugas mengurusi lahan pemakaman khusus milik negara itu, Taman Makam Pahlawan Kalibata. 

Wakil Kepala Bagian Kantor TMP Kalibata ini menuturkan, lahan kosong tersebut dipesan sendiri oleh Habibie. Memang, sebagai mantan presiden, Habibie memiliki hak untuk menentukan sendiri di mana dia akan dimakamkan.

Dan lahan kosong tersebut sengaja dipilihnya, sebagai perwujudan cinta sejatinya kepada wanita pujaannya. Rasa cinta Habibie itu juga tertuang dalam sajak untuk mengenang sang pujaan hati. 

 

(Ism, Laporan: Maulana Kautsar)

2 dari 5 halaman

Tak Mau Berpoligami, BJ Habibie Anggap Ainun Masih Hidup

Tak Mau Berpoligami, BJ Habibie Anggap Ainun Masih Hidup

Dream - Kecintaan BJ Habibie pada mendiang Ainun masih tergambar jelas dari setiap tindakannya. Begitu pula diungkapkan pria asal Gowa, Sulawesi Selatan tersebut seusai acara nonton bersama film " Surga Yang Tak Dirindukan," yang menyatakan bahwa dirinya tidak bisa menjalani kehidupan poligami.

" Kalau saya lihat pilihan seperti itu selalu menguntungkan yang poligami. Saya tidak mampu membagi cinta dan perasaan saya selain pada Ainun. Meskipun pada hari ini persis lima tahun dua bulan dan 11 hari yang lalu dia meninggal," ungkap Presiden ketiga Indonesia itu pada Senin, 3 Agustus 2015.

Bahkan bagi pria yang lama menetap di Jerman ini jika sang istri tidak pernah mati. Bagi Habibie, mereka hanya dipisahkan oleh dimensi yang lain. " Tapi saya tidak pernah tahu. Tidak pernah satu detik pun dalam tarikan napas saya,tidak bersama Ainun," jelasnya di gedung MD Plaza, Setiabudi.

Lebih jauh pria yang akrab disapa Eyang ini mengungkapkan jika agama Islam sendiri memberi toleransi bagi mereka yang ingin memiliki istri lebih dari satu. " Susah kalau nanya ke Pak Habibie mengenai hal ini, tapi Islam membolehkan mengambil yang kedua asal dengan persetujuan yang pertama," jelas Habibie diplomatis.

Tak ketinggalan, pria yang berusia 80 tahun ini mengungkap syukur. kehadiran film " Habibie dan Ainun" yang mengangkat kisah hidupnya mendapat respon yang cukup bagus dari masyarakat. " Setelah ada produk dari MD yang namanya " Habibie dan Ainun" kegagalan dalam rumah tangga itu statistiknya menurun. Bukan hanya di sini, tapi di tempat-tempat yang lain juga demikian," Tutup Habibie.

Sehingga dirinya bangga pada cucu-cucu intelektual yang sudah bergerak di jalan yang benar. Produktivitas para sineas harus menghasilkan produk yang berdaya saing yang tepat.

 

3 dari 5 halaman

5 Fakta Kehebatan R80, Pesawat Anyar Besutan Habibie

5 Fakta Kehebatan R80, Pesawat Anyar Besutan Habibie

Dream - Pesawat R80 akan terbang perdana menjajal bandara baru di Majalengka pada 2018, tepatnya bulan Agustus. Kemungkinan besar di Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.

Kata Habibie, keputusan memilih lokasi penerbangan perdana pesawat itu di Majalengka dilakukan setelah mendengar pemerintah Jawa Barat yang sedang menyiapkan bandara baru di sana. Mengupas Kehebatan Pesawat Anyar Besutan BJ Habibie

4 dari 5 halaman

BJ Habibie Puji Film 'Surga yang Tak Dirindukan'

BJ Habibie Puji Film 'Surga yang Tak Dirindukan'

Dream - Ditengah kesibukan sebagai mantan Presiden Indonesia yang ketiga, BJ Habibie menyempatkan waktunya untuk melihat film terbaru dari rumah produksi MD Entertaiment.

Meskipun diakuinya kurang enak badan, Habibie menilai film " Surga Yang Tak Dirindukan" sangat bagus. Ia menilai jika cerita film tersebut dapat menggambarkan budaya yang terjadi di negeri ini.

" Masalah yang kita hadapi sekarang, tidak hanya di Indonesia tapi seluruh dunia. Mengalami krisis mengenai nilai-nilai kehidupan yang berakar pada budaya dan agama serta ilmu pengetahuan," ungkapnya saat ditemui seusai acara di MD Plaza, Setiabudi.

Pria yang meminta dipanggil Eyang ini, menganggap bahwa konten film  tersebut, sudah mengimplementasikan ajaran Alquran.Tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat. " Suatu kebijaksaan dari perpaduan perasan dan rasio tercermin bagus sekali dalam cerita ini," tambah Habibie pada Senin, 3 Agustus 2015.

Selain itu, Habibie juga memuji akting dari Fedi Nuril yang memerankan tokoh Prasetyo. Menurutnya, pemilihan karakter tersebut sudah cukup tepat dimainkan Fedi. " Tadi saya bertanya, who is that guy? Is he here? Wajah dia itu sesuai dan mencerminkan karakternya," tambah Habibie lagi.

" Pras yang berperan sebagai suami, bukan saja perilakunya tapi pilihan wajah dan sebagainya mencerminkan manusia yang sangat memihak pada implementasi nilai-nilai di atas," ungkapnya melengkapi.

Sedangkan yang terpenting baginya adalah kualitas dari sebuah karya itu sendiri. Menurut Habibie, produksi dari anak-anak bangsa harus lebih dihargai dan diapresiasi demi meningkatkan ketahanan nasional.

" Saya bersyukur kita punya kekuatan-kekuatan nasional karena implementasi iptek di dalam masyarakat tidak henti-hentinya mendapat serangan informasi dari luar,' ungkap Habibie kemudian.

" Saya sarankan agar masyarakat bisa memberi pengertian pada karya saudara-saudaranya sendiri dalam rangka ketahanan kultural dan budaya. Seperti film ini yang sudah memberikan informasi yang tepat," tambahnya lagi.

5 dari 5 halaman

Pesawat Baru Buatan Habibie Siap Mengudara

Pesawat Baru Buatan Habibie Siap Mengudara

Dream - Bacharuddin Jusuf Habibie kembali menunjukkan taji dalam dunia dirgantara. R80, pesawat anyar rancangan dia akan terbang uji coba perdana.

Pesawat R80 atau yang bisa disingkat regional 80 karena memiliki kapasitas 80 orang, akan melakukan penerbangan perdana di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

" Insya Allah 2017-2018 akan first flight sambil menunggu sertifikasi kelayakan udara. Saya dengar pemerintah Jabar sedang membuat Bandara Kertajati," kata Habibie dikutip Dream.co.iddari laman Merdeka.com, Kamis 11 September 2014.

Diharapkan R80 ini mampu melanjutkan kejayaan N250 yang pernah berjaya di era-1990an.

Menurut mantan Presiden ke-3 ini, revolusi dari pesawat N250 ini secara teknologi sudah lebih canggih. Secara by pass rasio 40 dan bisa lebih hemat bahan bakar mencapai 30 persen. Pesawat ini juga dapat dikendalikan secara elektronik atau dikenal istilah fly by wire.

Baling-baling yang ada di sayap juga termasuk teknologi baru, karena dapat menentukan antara angin dingin dan angin panas yang dihasilkan dari mesin. Dengan teknologi ini pesawat dapat melaju dengan kecepatan tinggi.

Pesawat R80 ini merupakan mimpi Habibie sejak lama. Menurut pria yang kini berusia 78 tahun tersebut, Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga membutuhkan pesawat terbang yang mampu menghubungkan satu pulau ke pulau lain yang lebih banyak.

" Negara kita ini dilahirkan secara maritim, sehingga Indonesia enggak bisa hanya mengandalkan KA atau wahana lain. Tapi pesawat sangat dibutuhkan," ujarnya.

Presiden Direktur PT Ilthabi Rekatama, Ilham Habibie menyebut pesawat ini adalah penyempurnaan dari N250 rancangan bapaknya itu.

" Secara teknologi sangat berbeda, misalkan handphone saja buatan 1998 sama yang 2014 tentu sudah pasti beda, sehingga R80 akan ada perubahan drastis secara teknologi," ungkapnya.

Pesawat itu akan diproduksi PT Dirgantara Indonesia layaknya pesawat terdahulu. Selain ahli yang sudah terpercaya, secara alat juga sudah sangat memadai.

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-