Azab Pedih bagi Tukang Bully

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 3 November 2017 18:00
Azab Pedih bagi Tukang Bully
Korban memang tidak bisa membalas, tetapi bullying tetap diperhitungkan di akhirat.

Dream - Praktik bullying atau hinaan semakin merebak di masyarakat. Hanya karena perbedaan sedikit saja, bullying langsung menyerang.

Korban pun merasa sangat malu, namun tak mampu membela diri. Mereka hanya bisa diam, menangis, bahkan sejumlah kasus sampai bunuh diri karena frustasi.

Tanpa disadari pelaku, dampak bullying sangat besar bagi seseorang. Dan ternyata, Islam pun menempatkan bullying sebagai kebiasaan zalim.

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, Allah SWT tidak pernah melupakan setiap bentuk kezaliman. Sehingga, setiap perilaku zalim, termasuk bullying, akan diazab di akhirat

Ancaman ini tercantum dalam Surat Ibrahim ayat 42.

" Janganlah sekali-kali kamu mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak karena melihat siksa."

Rasulullah Muhammad SAW menyebut orang yang suka menghina sesamanya sebagai golongan yang bangkrut. Sebab, pahala yang susah payah dia kumpulkan berkurang banyak karena telah menghina. Dalam hadis, Muslim meriwayatkan:

" Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut itu?" Para sahabat menjawab, " Orang yang bangkrut di tengah-tengah kita adalah orang yang tidak punya uang dan tidak punya harta."

Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan, “ Orang yang bangkrut dari umatku adalah yang datang pada hari kiamat nanti dengan membawa pahala sholat, puasa, dan zakat, (namun) ia telah menghina si A, menuduh berzina si B, memakan harta si C, menumpahkan darah si D, dan memukul si E. Maka si A diberi pahala kebaikannya dan si B, si C… diberi pahala kebaikannya. Apabila amal kebaikannya habis sebelum terbayar (semua) kedzalimannya, dosa-dosa mereka yang dizalimi itu diambil lalu dilemparkan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke dalam neraka."

Selengkapnya baca di sini

Beri Komentar