(Foto: Http://www.viral4real.com/)
Dream - Ibu hamil perlu hati-hati terutama ketika mereka akan melahirkan. Mereka membutuhkan kasih sayang dan perhatian pada saat-saat itu. Meski kadang untuk melakukan itu semua tidak mudah.
Pengguna Facebook bernama Aldren Sarile mengalami hal itu. Dia mungkin lebih suka selalu berada di sisi istrinya saat akan melahirkan.
Tapi ketika istrinya menelepon saat dia sedang bekerja, Aldren hanya bisa mengatakan padanya untuk menunggu, dan bilang bahwa dia akan pulang secepat mungkin.
Ternyata, istrinya tidak merasa begitu sehat, dan mengatakan tekanan darahnya naik.
Beberapa saat kemudian, istrinya mengirim pesan lagi kepada Aldren, mengatakan dia mulai merasa baik-baik saja. Dan ini adalah pesan terakhir yang Aldren dengar dari istrinya.
...
© Dream
Dream - Tiba-tiba Aldren merasa tidak enak hatinya. Dia bergegas pulang bahkan mempertaruhkan nyawanya karena hampir menabrak kendaraan lain saat ia ngebut.
Saat tiba di rumah, istrinya sudah tidak sadarkan diri. Aldren berteriak minta tolong, tapi para tetangga tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan istrinya.
Mereka hanya bisa membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, istri Aldren meninggal saat sampai di rumah sakit.
© Dream
Dream - Meskipun istri Aldren telah meninggal, dokter berusaha menyelamatkan bayi yang belum lahir dengan melakukan operasi cesar. Sayang, bayi tersebut juga sudah tidak bernyawa lagi.
Hari itu benar-benar momen paling menyedihkan dalam hidup Aldren. Dia kemudian memutuskan untuk menaruh jenazah istri dan bayi mereka dalam satu peti mati agar keduanya bisa selalu bersama, bahkan setelah meninggal dunia.
Foto istri Aldren dan bayi mungil itu dalam satu peti mati membuat netizen merasa trenyuh. Mereka mencoba memberi Aldren kekuatan agar pria itu tabah dan sabar menghadapi cobaan berat tersebut.
(Ism, Sumber: viral4real.com)