Ingin Puasa Asyura Tapi Punya Utang Puasa Ramadan?

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 19 September 2018 20:03
Ingin Puasa Asyura Tapi Punya Utang Puasa Ramadan?
Utang puasa Ramadan adalah ibadah wajib yang harus ditunaikan.

Dream - Puasa Asyura merupakan salah satu amalan yang dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah sunah ini disebut sebagai amalan puasa terbaik setelah Ramadan.

Tentu ada banyak keutamaan di balik puasa Asyura. Hal itu membuat umat Islam bersemangat melaksanakan puasa sunah di bulan Muharram ini.

Tetapi, mungkin ada sebagian dari kita yang masih memiliki utang puasa Ramadan. Bagaimanapun, puasa tersebut harus ditunaikan.

Jika dalam keadaan ini, kita harus bagaimana?

Dikutip dari bincangsyariah, para ulama berbeda pendapat terkait masalah ini. Di kalangan Mazhab Syafi'i dan Maliki, para ulama berpendapat berpuasa asyura tapi masih punya utang puasa Ramadan adalah makruh.

Dua mazhab ini menyatakan ibadah yang wajib harus didahulukan daripada yang sunah. Qadha puasa adalah wajib, sehingga harus dikerjakan lebih dulu.

 

1 dari 1 halaman

Pandangan Hambali dan Hanafi

Dream - Mazhab Hambali lebih keras dalam menghukumi hal ini. Para ulama mazhab ini menyatakan haram hukumnya mendahulukan puasa sunah sementara masih punya utang puasa.

Dasarnya adalah hadis riwayat Ahmad dari Abu Hurairah RA.

" Siapa yang berpuasa sunah namun ia masih memiliki tanggungan puasa Ramadan (yang harus di-qadha), puasa sunah tidak diterima sampai ia menyelesaikan puasa wajibnya."

Sementara Mazhab Hanafi membolehkan berpuasa sunah meski belum mengqadha puasa Ramadan.

Mazhab ini berpandangan qadha puasa termasuk kategori al wajib al muwassa' yaitu kewajiban yang bisa dilakukan dengan waktu yang luas.

Qadha puasa Ramadan dikategorikan demikian karena dapat dikerjakan di hari lain selama tidak sampai Ramadan tahun berikutnya. Sedangkan Asyura hanya terjadi sekali dalam setahun, yaitu pada Muharram saja.

Selengkapnya...

(ism)

Beri Komentar