Mantan Uskup Inggris: Islam Meremajakan Nilai-nilai Inggris

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 12 Agustus 2014 06:26
Mantan Uskup Inggris: Islam Meremajakan Nilai-nilai Inggris
Mantan uskup agung itu memuji masjid yang telah bekerja sama dengan paroki setempat dalam menyediakan layanan keluarga dan menyelenggarakan kegiatan kepemudaan.

Dream - Mantan Uskup Agung Inggris dari Canterbury, Rowan Williams, mengatakan Islam meremajakan 'nilai-nilai Inggris'. Pujian itu diucapkannya saat berbicara dalam sebuah festival Islam tahunan. Dia mengecam Islamofobia yang disuarakan oleh beberapa media Inggris.

Williams berbicara kepada ribuan peserta di acara tahunan Living Islam Festival yang diselenggarakan Islamic Society of Britain di Lincolnshire pada akhir pekan lalu. Mantan uskup agung itu memuji Dewan Masjid yang telah bekerja sama dengan paroki setempat, dalam menyediakan layanan keluarga dan menyelenggarakan kegiatan kepemudaan.

The Independent melaporkan Williams juga mengkritik gagasan 'nilai-nilai Inggris', mengatakan bahwa nilai-nilai itu seharusnya lebih universal. Pada 2008, Williams pernah menyerukan penerapan aspek-aspek tertentu dari hukum Islam di Inggris.

Kritik Williams itu muncul di tengah skandal 'Trojan Horse'. Skandal ini menduga muslim di Birmingham sengaja mencoba untuk mengambil alih administrasi sekolah umum secara diam-diam.

Namun tuduhan itu dibantah keras oleh komunitas muslim lokal. Muslim Inggris menyalahkan atas publikasi berlebihan skandal tersebut, yang telah dilakukan media sayap kanan di negara itu. Menurut muslim Inggris, mereka sengaja mempromosikan penyebaran anti-muslim di seluruh Inggris.

Perdana Menteri Inggris, David Cameron menyerukan 'nilai-nilai Inggris' diajarkan di sekolah-sekolah. Dia ingin anak-anak diajarkan tentang Magna Carta. " Kita harus serius dalam mempromosikan nilai-nilai Inggris dan lembaga-lembaga yang menjunjung nilai-nilai itu," katanya di Mail on Sunday. (Ism)

Beri Komentar