Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mantan Uskup Agung Inggris Dari Canterbury, Rowan Williams (World Bulletin)
Dream - Mantan Uskup Agung Inggris dari Canterbury, Rowan Williams, mengatakan Islam meremajakan 'nilai-nilai Inggris'. Pujian itu diucapkannya saat berbicara dalam sebuah festival Islam tahunan. Dia mengecam Islamofobia yang disuarakan oleh beberapa media Inggris.
Williams berbicara kepada ribuan peserta di acara tahunan Living Islam Festival yang diselenggarakan Islamic Society of Britain di Lincolnshire pada akhir pekan lalu. Mantan uskup agung itu memuji Dewan Masjid yang telah bekerja sama dengan paroki setempat, dalam menyediakan layanan keluarga dan menyelenggarakan kegiatan kepemudaan.
The Independent melaporkan Williams juga mengkritik gagasan 'nilai-nilai Inggris', mengatakan bahwa nilai-nilai itu seharusnya lebih universal. Pada 2008, Williams pernah menyerukan penerapan aspek-aspek tertentu dari hukum Islam di Inggris.
Kritik Williams itu muncul di tengah skandal 'Trojan Horse'. Skandal ini menduga muslim di Birmingham sengaja mencoba untuk mengambil alih administrasi sekolah umum secara diam-diam.
Namun tuduhan itu dibantah keras oleh komunitas muslim lokal. Muslim Inggris menyalahkan atas publikasi berlebihan skandal tersebut, yang telah dilakukan media sayap kanan di negara itu. Menurut muslim Inggris, mereka sengaja mempromosikan penyebaran anti-muslim di seluruh Inggris.
Perdana Menteri Inggris, David Cameron menyerukan 'nilai-nilai Inggris' diajarkan di sekolah-sekolah. Dia ingin anak-anak diajarkan tentang Magna Carta. " Kita harus serius dalam mempromosikan nilai-nilai Inggris dan lembaga-lembaga yang menjunjung nilai-nilai itu," katanya di Mail on Sunday. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya