Jemaah Di Masjidil Haram (Foto: Shutterstock)
Dream - Komplek Masjidil Haram selalu dipadati jemaah, terutama pada 10 malam terakhir Ramadan. Para jemaah berasal dari pelbagai belahan dunia melaksanakan itikaf di sana.
Untuk memenuhi kebutuhan jemaah yang beritikaf, Masjidil Haram menyediakan 250 ribu porsi makan sahur. Sajian ini diberikan selama 10 hari terakhir Ramadan, dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency.
Komite Siqaya dan Rifada di Mekah menggandeng 57 badan amal membagikan makanan ke penduduk kota itu. Tidak hanya di Masjidil Haram, melainkan juga di kawasan sekitar masjid juga terminal-terminal bus.

Makanan sahur akan diserahkan tepat setelah sholat Tarawih hingga sholat Subuh. Sehingga jemaah tidak kehilangan kesempatan makan sahur di waktu yang singkat.
Makanan ini disediakan secara gratis. Para jemaah umroh dapat mendapatkan makanan ini melalui panitia yang sudah ditugaskan.
Sedangkan peran komite sendiri adalah mengelola sumbangan makanan dan mengawasi proses penyaluran agar berjalan adil dan manusiawi.
(ism, Sumber: Alarabiya.net)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah