Mengapa Islam Melarang Umat Berputus Asa?

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 13 April 2018 20:00
Mengapa Islam Melarang Umat Berputus Asa?
Ternyata, putus asa bisa menjerumuskan manusia kepada perbuatan-perbuatan buruk.

Dream - Ketika kita sedang dipusingkan dengan pelbagai urusan, sering kali ada orang memberi saran, " Semangat! Jangan putus asa!" Atau dengan kalimat lain seperti, " Pasti bisa! Jangan menyerah!"

Kalimat-kalimat di atas sebenarnya merupakan sugesti agar kita tidak menjadi lemah menghadapi berbagai persoalan. Artinya, jangan sampai kita menjadi putus asa dan menyerah.

Saran demikian juga kerap kita dapatkan dari para ustaz. Kita diharuskan untuk tidak berputus asa dalam segala hal, terutama soal agama.

Lantas, bagaimana sebenarnya ajaran Islam memandang putus asa?

Dikutip dari laman Islami.co, dalam bahasa Arab putus asa dikenal dengan istilah al ya's. Di dalam Alquran, al ya's memiliki dua makna yaitu al qunuth atau frustasi.

Hal ini seperti tercantum dalam Surat Yusuf ayat 87.

" Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir."

Sedangkan makna ke dua dari al ya's adalah mengetahui. Ini seperti dijelaskan dalam Surat Ar Ra'd ayat 31.

" Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al Quran itulah dia). Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya."

Sementara terkait hukum berputus asa, Ahmad Abduh 'Iwad dalam kitab La Tayasu min Ruhillah dengan mengutip pendapat Ibnu Hajar Al Asqalani, menjelaskan putus asa termasuk dalam dosa besar. Dasarnya adalah Surat Yusuf di atas.

Ibnu Hajar menyinggung hal ini mengingat adanya ancaman begitu pedih bagi orang yang berputus asa. Sebab putus asa dapat mengarahkan manusia ke dalam kebiasaan-kebiasaan buruk.

Pendapat ini diperkuat dengan pandangan Imam Al Qurthubi dalam kitab tafsir Al Jami' li Ahkamil Qur'an. Dalam kitab tersebut, Imam Al Qurthubi menerangkan seorang Muslim selalu mengharapkan jalan keluar atas segala masalahnya dari Allah dan tidak pernah berputus asa.

Selengkapnya baca di sini...

 

Beri Komentar
Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting