Nayim Langganan Masuk Timnas Spanyol (islamenmurcia.blogspot.com)
Dream - Saat Liga Primer Inggris pertama kali digelar pada 1992 hanya ada satu pemain muslim di divisi elit tersebut. Ia adalah Nayim yang bermain untuk klub London, Tottenham Hotspur.
Pemain yang memiliki nama asli Mohammed Ali Amar merupakan produk akademi Barcelona pada 1979-1985. Gelandang kelahiran Ceuta, Spanyol, 5 November 1966, merupakan pioner yang membuka jalan bagi pemain muslim lain hingga bisa memberi warna sepakbola Inggris.
Ajaran Islam selalu dipegang teguh Nayim di dalam maupun luar lapangan. Meski sibuk latihan, ia tak lupa menyempatkan salat lima waktu dan membaca Alquran.
Sebelum bertualang ke Inggris, Nayim merintis karir memperkuat Barcelona B pada 1985-1987. Tampil apik membuatnya masuk skuad utama Blaugrana pada musim berikutnya. Meski hanya bermain sebanyak tujuh kali, ia sukses mempersembahkan Piala Copa del Rey pada 1988.
Cuma bertahan semusim, Nayim hijrah ke Tottenham Hotspur selama lima musim (1998-1993). Ia cukup sukses meraih posisi inti dan menghadirkan trofi Piala FA untuk klub berjuluk The Lilywhites pada 1990-1991. Tercatat dia bermain sebanyak 144 kali dengan total 18 gol bersama Spurs.
Nayim kemudian berlabuh ke Real Zaragoza selama empat musim dengan nilai transfer 500 ribu pounds. Harga itu dinilai cukup pantas dengan prestasi yang ia berikan ke klub. Meraih Piala Copa del Rey (1993/1994) dan Piala Winners (1994/1995). Ia menutup karier profesional dengan bergabung ke Logrones (1997/2000).
Dia juga langganan masuk timnas Spanyol. Antara lain, Timnas Spanyol U-18, U-19, U-20 dan U-21. Sayangnya, pemain yang dikenal sebagai muslim taat ini tidak pernah memperkuat tim senior La Furia Roja.
Sekitar 20 tahun setelah kehadiran Nayim di Liga Primer Inggris, kini jumlah pemain muslim bertambah dan sekarang menjadi sekitar 40 orang. Kehadiran pemain-pemain muslim ini membawa efek positif di kompetisi paling mahal dunia, terutama pandangan soal ajaran Islam.
(Ism, Sumber: BBC, Wikipedia)