Murad, Anak Rimba Muslim Itu Kini Bernama Zulfikar Achmad

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 29 Juni 2015 12:00
Murad, Anak Rimba Muslim Itu Kini Bernama Zulfikar Achmad
Kisah Murad menginspirasi banyak orang termasuk anggota DPR RI Zulfikar Achmad. Dia lalu mengizinkan Murad dipanggil menggunakan namanya.

Dream - Kisah Murad, anak rimba Muslim berprestasi telah menginspirasi banyak orang. Ini lantaran jarang ada anak rimba yang mau menggeluti dunia luar, termasuk juga dalam memeluk agama Islam.

Kisah Murad telah tersebar di pelbagai media lokal dan nasional. Hal ini sampai menarik perhatian dari anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, Zulfikar Achmad.

Zulfikar sampai mendatangi anak ini di pendopo Suku Anak Dalam (SAD). Sembari berbuka puasa bersama, Zulfikar berbincang dengan masyarakat SAD di pendopo tersebut.

Zulfikar sempat terkesima mendengar lantunan azan yang dikumandangkan Laru, 11 tahun, yang merupakan adik kandung Murad. Langkahnya menuju tempat wudhu terhenti ketika azan berkumandang.

Seketika, dia melihat Laru yang tengah bertugas sebagai muazin. Kemerduan suara Laru membuat Zainal kagum sembari menggelengkan kepala.

Murad pun sempat menjalani sedikit ujian dari beberapa tokoh yang hadir dalam kesempatan itu. Oleh Datuk Ketua Lembaga Adat Provinsi Jambi, Murad diuji untuk membaca tulisan yang tertera pada spanduk.

Sederhana memang, tetapi ujian itu mungkin teramat sulit bagi anggota Suku Anak Dalam lainnya. Sehingga, dengan ketrampilan di bidang baca tulis dan berprestasi di bidang akademik, Murad menjadi potret anak rimba yang berhasil.

Kekaguman Zainal pada Murad begitu besar. Dia kemudian menghadiahkan namanya kepada Murad.

" Ngan ikhlaskan namo ngan untuk kau (Saya ikhlaskan nama saya untuk kau), Murad. Mulai kini, panggil Murad dengan Zulfikar," ungkap dia.

Zulfikar juga mengatakan prestasi yang ditorehkan Murad merupakan keberhasilan dari ayahnya, Tumenggung Jelitay dan sang guru, Ustaz Qohari dalam mendidik Murad. Menurut dia, Jelitay dan Qohari merupakan pahlawan yang menyadarkan masyarakat SAD untuk meneluk Islam.

(Artikel kiriman sabahat Dream, Willy Rimba)

Beri Komentar